Tiongkok Tingkatkan Kerja Sama Internasional dalam Hal Penanggulangan Bencana Gempa
  2017-10-09 13:02:25  CRI
Wakil Direktur Biro Seismologi Tiongkok Wang Manda baru-baru ini menyatakan, sejauh ini, Biro Seismologi Tiongkok telah membentuk hubungan kerja sama bilateral dengan 41 negara yang dilintasi "One Belt One Road". Sejumlah kerja sama tengah dilancarkan, termasuk di bidang pemantauan gempa bumi, pencegahan bencana gempa, pertolongan darurat dan penelitian iptek. Untuk tahap selanjutnya, biro seismologi akan terus meningkatkan kemampuan negara-negara di sepanjang "One Belt One Road" dalam penanggulangan bencana gempa,demi menjamin kesejahteraan rakyat yang hidup di kawasan tersebut.

Menurut statistik, aktivitas gempa di seluruh dunia terutama terpusat pada jalur gempa sirkum Pasifik dan lempeng Eurasia, sedangkan sabuk ekonomi Jalur Sutera kebetulan berada di lempeng Eurasia, selain itu, banyak negara di sepanjang Jalur Sutera Maritim juga terletak di jalur gempa sirkum Pasifik. Selama beberapa tahun ini, gempa bumi tidak henti-hentinya mengguncang negara Armenia, Turki, Indonesia, Pakistan dan Nepal sehingga mengakibatkan ratusan ribu orang tewas.

Pejabat Biro Seismologi Tiongkok Wang Manda menyatakan, melindungi infrastruktur dan proyek penting "One Belt One Road" dari kerusakan akibat bencana gempa merupakan faktor penting untuk menjamin kelancaran strategi "One Belt One Road".

Ia mengatakan, sejauh ini, Tiongkok telah membantu Laos, Myanmar, Pakistan dan Indonesia dalam pembangunan 24 stasion seismologi dan 5 pusat data, dengan jumlah tenaga ahli yang dilahirkan lebih dari 100 orang.

Ia menunjukkan, kemampuan penelitian bidang seismologi negara-negara yang dilintasi "One Belt One Road" berhasil ditingkatkan melalui berbagai upaya, antara lain proyek kerja sama internasional, pelatihan teknis dan pertukaran personel.

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Sampaikan Laporan di Depan Kongres Nasional ke-19 PKT
• Kongres Nasional ke-19 PKT Dibuka, Xi Jinping Minta PKT Memulai Perjuangan Membangun Negara Sosialis Modern
• Tiongkok Masuki Era Baru
• Bahasa Mandarin Jadi Bahasa Asing Kelima Prancis
• Korsel dan AS Akan Revisi Persetujuan Perdagangan Bebas Antara Kedua Negara
• Industri Mebel Tiongkok Tampil di Indonesia
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040