Film Lokal "Never Say Die" Puncaki Box Office Liburan Nasional Tiongkok
  2017-10-09 15:24:35  Kantor Berita Xinhua

 

Tahun 2017, penduduk negara Tiongkok hanya memiliki sekali liburan seminggu penuh. Liburan telah dimulai dari tanggal 1 dan akan berakhir besok, pada tanggal 7 Oktober. Dikabarkan sebelumnya, kurang lebih 11 film bersaing di box office liburan Nasional Tiongkok.

Sesuai dugaan, film komedi lokal "Never Say Die" berada di posisi puncak box office. Pada Sabtu dan Minggu (1/10), film dibuka dengan pendapatan 46,2 juta dolar. Sementara, film Hollywood yang dibintangi Jackie Chan "The Foreigner" menghasilkan pendapatan 21,9 juta dolar di dua hari yang sama.

Film Andy Lau dan Donnie Yen, "Chasing the Dragon" mengikuti di posisi ketiga dengan angka 14,2 juta dolar, dan film perang "Sky Hunter" (Li Chen & Fan Bingbing) dengan 13 juta dolar di posisi keempat.

Pendapatan film lokal mencapai dua kali lipat daripada film Hollywood bukan hal yang mustahil. Sepanjang Liburan Nasional yang dijuluki 'Golden Weeks' ini, fokus utama ditujukan pada film lokal bukannya asing.

"Never Say Die" merupakan film produksi Mahua Fun Age, tim produksi kreatif dibalik film komedi "Goodbye Mr. Loser" (2015). Film yang dirilis tanggal 29 September ini menceritakan tentang pertukaran tubuh antara seorang jurnalis wanita dan petinju setelah tersengat listrik.

"Never Say Die" diadaptasi dari komedi panggung Mahua yang bernama sama. Diarahkan oleh Song Yang dan Zhang Chiyu (sutradara komedi panggung), film ini dimainkan oleh Ai Lun dan Ma Li. Keduanya juga memerankan karakter utama di film "Goodbye Mr. Loser".

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Sampaikan Laporan di Depan Kongres Nasional ke-19 PKT
• Kongres Nasional ke-19 PKT Dibuka, Xi Jinping Minta PKT Memulai Perjuangan Membangun Negara Sosialis Modern
• Tiongkok Masuki Era Baru
• Bahasa Mandarin Jadi Bahasa Asing Kelima Prancis
• Korsel dan AS Akan Revisi Persetujuan Perdagangan Bebas Antara Kedua Negara
• Industri Mebel Tiongkok Tampil di Indonesia
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040