Teleskop Radio "Mata Surga Tiongkok" Temukan Pulsar Untuk Pertama Kali
  2017-10-11 13:07:05  CRI

 

Teleskop radio milik Tiongkok dengan diameter 500 meter yang dijuluki "mata surga" atau FAST berhasil menemukan Pulsar untuk pertama kalinya. Demikian hal itu diumumkan oleh Observatorium Nasional Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok, hari Selasa (10/10) kemarin.

Ilmuwan menyatakan, penemuan kali ini telah membuka era di mana Tiongkok memanfaatkan sistem peralatan astronomi buatan sendiri untuk menghasilkan penemuan orisinal. Ke depan, FAST juga diharapkan dapat memberikan sumbangan yang bersifat orisinal dalam pendeteksian gelombang gravitasi.

Wakil Kepala Insinyur Proyek FAST, Li Di mengatakan, FAST mempunyai keunggulan unik di bidang penemuan Pulsar. Ia mengatakan, FAST merupakan salah satu dari 3 peralatan astronomi di dunia yang mampu menangkap gelombang radio di bawah 3 gigahertz. Di samping itu, teleskop radio tersebut menggunakan perangkat elektronik yang mutakhir, sehingga memiliki sensitivitas yang sangat tinggi. Pulsar merupakan sinyal yang mengandalkan waktu dan sinyalnya relatif lemah. Oleh karena itu, dalam pencarian Pulsar, sensitivitas FAST mempunyai keunggulan yang sangat besar.

Pembangunan FAST dirampungkan dan memasuki tahap uji coba operasional pada tanggal 25 September 2016. Direktur Observatorium Nasional Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok Yan Jun mengatakan, berkat koordinasi erat antara tim ilmu pengetahuan dan tim proyek, FAST berhasil mengoperasikan berbagai pola pemantauan secara lancar, termasuk penunjuk arah, pelacakan dan drift scan. Kemajuan ujicoba telah melampaui prediksi awal, juga melampaui praktik perangkat sejenis di dunia. Penemuan pulsar pada tahap awal ujicoba FAST tidak terlepas dari cadangan teknis dan tenaga ahli serta perencanaan ilmiah tahap dini yang efektif. Semua ini telah menunjukkan kemampuan FAST untuk melakukan inovasi secara independen. Yan Jun menyatakan, pihaknya akan berupaya secepat mungkin membangun FAST menjadi peralatan teleskop kelas satu di dunia.

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Sampaikan Laporan di Depan Kongres Nasional ke-19 PKT
• Kongres Nasional ke-19 PKT Dibuka, Xi Jinping Minta PKT Memulai Perjuangan Membangun Negara Sosialis Modern
• Tiongkok Masuki Era Baru
• Bahasa Mandarin Jadi Bahasa Asing Kelima Prancis
• Korsel dan AS Akan Revisi Persetujuan Perdagangan Bebas Antara Kedua Negara
• Industri Mebel Tiongkok Tampil di Indonesia
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040