Pemilu Thailand Dijadwalkan pada November 2018
  2017-10-11 13:09:06  CRI

Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha kemarin (10/10) di kantor perdana menteri menyatakan, pemilihan umum Thailand akan dijadwalkan pada November 2018, dan kepastian tanggalnya akan diumumkan pada Juni 2018.

Prayuth menyatakan, keputusan tersebut sesuai dengan peta jalan pemerintah untuk memulihkan pemilihan. Selaku Ketua Dewan Nasional Perdamaian dan Ketertiban Nasonal (NCPO), Prayuth mengungkapkan pula bahwa Undang-undang Partai Politik telah resmi diberlakukan baru-baru ini. Dia mengatakan, Undang-undang Partai Politik telah disetujui oleh Raja Thailand Maha Vajiralongkorn. Pada saat yang tepat, berdasarkan Undang-undang Partai Politik, NCPO akan mencabut larangan terhadap aktivitas partai politik dan tidak akan penundaan.

Sebelumnya, ada partai yang menyerukan pemerintah Thailand agar secepatnya mencabut larangan aktivitas partai, namun Prayuth menyatakan bahwa berbagai partai politik harus tetap memelihara ketenangan pada masa berkabung nasional.

PM Thailand mengatakan, kinerja para politikus dan partai politik akan menjadi faktor penting untuk dipertimbangkan ketika mencabut larangan terhadap partai politik.

Pada 2014, militer Thailand melancarkan kudeta dan menggulingkan pemerintah Partai Pheu Thai yang dipilih rakyat, kemudian membentuk NCPO. Setelah itu, Prayuth berkomitmen untuk mengadakan pemilihan umum dan meluncurkan peta jalan pemulihan pemilihan.

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Sampaikan Laporan di Depan Kongres Nasional ke-19 PKT
• Kongres Nasional ke-19 PKT Dibuka, Xi Jinping Minta PKT Memulai Perjuangan Membangun Negara Sosialis Modern
• Tiongkok Masuki Era Baru
• Bahasa Mandarin Jadi Bahasa Asing Kelima Prancis
• Korsel dan AS Akan Revisi Persetujuan Perdagangan Bebas Antara Kedua Negara
• Industri Mebel Tiongkok Tampil di Indonesia
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040