Pertemuan Pemimpin 10 Plus 3 Ke-20 Digelar Di Manila
  2017-11-14 16:01:55  CRI

XINHUA: Pertemuan Pemimpin ASEAN dan Tiongkok, Jepang, Korea Selatan (10 Plus 3) hari ini (14/11) digelar di Manila, Filipina. Para pemimpin negara menilai tinggi hasil yang dicapai dalam kerja sama 10 plus 3 selama 20 tahun ini, dan menganggap bahwa ke depannya harus memelihara koeksistensi secara damai dan bersama-sama memajukan pembangunan.

Pertemuan kali ini secara titik berat meninjau kembali kerja sama 10 plus 3 dan membahas arah perkembangan ke depan, serta bertukar pendapat mengenai hubungan perdagangan dengan investasi, pelestarian lingkungan dan perkembangan yang berkelanjutan serta masalah-masalah regional dan internasional yang mengundang perhatian umum.

Presiden Filipina, negara ketua bergilir ASEAN, Rodrigo Duterte dalam sambutannya menyatakan, selama 20 tahun yang lalu, kerja sama ASEAN dengan Tiongkok, Jepang dan Korea Selatan berkembang dengan mantap. Karena mempunyai keinginan bersama untuk berkembang, maka komunikasi antara satu sama lain sangat erat, dan kerja sama telah mencapai kesuksesan penuh. Ke depan, ASEAN, Tiongkok, Jepang dan Korea Selatan sebagai keluarga besar hendaknya terus hidup berdampingan secara damai, dan bersama-sama memajukan pembangunan.

Pertemuan kali ini diperkirakan akan meluluskan deklarasi mengenai genap 20 tahun pengadaan kerja sama 10 plus 3 serta pernyataan bersama pemimpin 10 plus 3 mengenai kerja sama di bidang keamanan makanan. Pihak ASEAN menyatakan, dua dokumen tersebut merepresentasikan harapan dan bidang-bidang yang diprioritaskan dalam kerja sama 10 plus 3, serta keinginan bersama agar kerja sama 10 plus 3 bermanfaat bagi rakyat. 10 anggota ASEAN dan Tiongkok, Jepang dan Korea Selatan berencana memajukan pembangunan Komunitas Ekonomi Asia Timur melalui peningkatan dasar kerja sama regional.

Stop Play
Terpopuler
• KTT ASEAN dan Pertemuan Pemimpin Asia Timur Ditutup
• PM Tiongkok Hadiri KTT Asia Timur ke-12
• Xi Jinping Sampaikan Laporan di Depan Kongres Nasional ke-19 PKT
• Kongres Nasional ke-19 PKT Dibuka, Xi Jinping Minta PKT Memulai Perjuangan Membangun Negara Sosialis Modern
• Tiongkok Masuki Era Baru
• Bahasa Mandarin Jadi Bahasa Asing Kelima Prancis
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040