Li Keqiang Hadiri Pertemuan Tiongkok-ASEAN ke-20 di Manila
  2017-11-14 09:51:46  Kantor Berita Xinhua

XINHUA: Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang menghadiri pertemuan Tiongkok-ASEAN (10+1) ke-20 di Manila, Filipina pada Senin sore kemarin (13/11). Pertemuan dipimpin bersama oleh Li Keqiang dan Presiden Filipina Rodrigo Duterte.

Li Keqiang dalam pidatonya menyatakan, tahun ini adalah HUT ke-50 ASEAN. Tiongkok menyatakan senang atas perkembangan dan kemajuan yang dicapai ASEAN, juga penuh keyakinan atas prospek ASEAN pada masa depan. Tiongkok dengan tegas mendukung pembangunan Komunitas ASEAN, mendukung peranan dominan ASEAN dalam kerja sama kawasan, mendukung ASEAN memainkan peranan yang lebih besar dalam urusan internasional dan regional. Tiongkok selalu memandang ASEAN sebagai prioritas diplomasinya dengan negara-negara di sekitarnya. Tiongkok bersedia bertetangga rukun dan bersahabat dengan negara-negara ASEAN, dan bersama-sama membangun komunitas senasib sepenanggungan.

Li Keqiang mengajukan lima usul tentang peningkatan hubungan Tiongkok-ASEAN:

Pertama, bersama-sama merancang visi perkembangan hubungan Tiongkok-ASEAN.

Kedua, melakukan sinergi antara inisiatif One Belt One Road dengan rencana pembangunan ASEAN.

Ketiga, meningkatkan kerja sama politik dan keamanan kedua pihak.

Keempat, mempererat kerja sama ekonomi dan perdagangan. Tiongkok berharap setiap negara ASEAN secepatnya meratifikasi Protokol versi Eskalasi Zona Perdagangan Bebas Tiongkok-ASEAN (CAFTA) agar hasil-hasilnya dapat sedini mungkin memberikan manfaat kepada kedua pihak.

Kelima, terus meningkatkan kerja sama kedua pihak di bidang humaniora, mendorong kerja sama pariwisata Tiongkok-ASEAN ke level yang baru.

Li Keqiang menekankan, Tiongkok mengusulkan Pertemuan Tiongkok-ASEAN kali ini resmi mencanangkan konsultasi putaran baru tentang Kode Etik Perilaku (CoC) Laut Tiongkok Selatan.

Stop Play
Terpopuler
• KTT ASEAN dan Pertemuan Pemimpin Asia Timur Ditutup
• PM Tiongkok Hadiri KTT Asia Timur ke-12
• Xi Jinping Sampaikan Laporan di Depan Kongres Nasional ke-19 PKT
• Kongres Nasional ke-19 PKT Dibuka, Xi Jinping Minta PKT Memulai Perjuangan Membangun Negara Sosialis Modern
• Tiongkok Masuki Era Baru
• Bahasa Mandarin Jadi Bahasa Asing Kelima Prancis
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040