Diakuinya Yerusalem Sebagai Ibu Kota Israel Akan Merusak Proses Perundingan Damai Israel dan Palestina
  2017-12-06 11:53:44  CRI

Media AS baru-baru ini mengungkapkan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump kemungkinan akan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dalam waktu dekat, hal ini langsung mengundang perhatian dunia internasional. Meskipun keputusan ini masih belum pasti, namun berbagai pihak telah mengeluarkan peringatan, yaitu jika AS mengambil keputusan ini, maka tidak saja akan merusak perundingan damai antara Israel dan Palestina, tapi juga akan menambah ketidakstabilan di kawasan Timur Tengah.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas belum lama ini memberi peringatan kepada AS, bahwa keputusan untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, dan memindahkan Kedutaan Besar AS ke Yerusalem akan merusak proses perdamaian di Timur Tengah, bahkan dapat merusak perundingan damai antara Palestina dan Israel, juga akan memperburuk ketidakstabilan di kawasan Timur Tengah.

Abbas juga mengimbau negara-negara lain mencegah keputusan AS tersebut. Imbauan Abbas ini mendapat tanggapan positif. Sejumlah negara Arab berturut-turut menyatakan bahwa diubahnya kebijakan AS terhadap Yerusalem akan mengakibatkan kegagalan dalam upaya perdamaian. Yordania menyatakan, langkah AS akan memperuncing ketegangan situasi di kawasan, dan merusak proses perdamaian. Sementara itu, Turki berpendapat, masalah Yarusalem adalah garis merah yang tidak boleh dilangkahi, jika AS mencoba mengubah kebijakannya, maka Turki akan mempertimbangkan pemutusan hubungan diplomatik dengan Israel, ini juga akan mengakibatkan AS dan Israel menyulut permusuhan dengan seluruh kalangan Islam di dunia.

Stop Play
Terpopuler
• Hari Berkabung Nasional, Tiongkok Peringati Korban Pembantaian Massal Nanjing
• Tiongkok Usulkan Pelucutan dan Non-Proliferasi Senjata Kimia secara Seimbang
• Li Keqiang Hadiri Peringatan Genap 5 Tahun Kerja Sama 16+1
• Pertemuan Tingkat Tinggi Ketiga Hubungan Antarmasyarakat Tiongkok-Indonesia Digelar
• KTT ASEAN dan Pertemuan Pemimpin Asia Timur Ditutup
• PM Tiongkok Hadiri KTT Asia Timur ke-12
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040