Menteri Luar Negeri AS Kunjungi UE
  2017-12-06 11:56:48  CRI

Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan Federica Mogherini mengadakan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson pada hari Selasa (05/12). Pada kesempatan itu, kedua pihak bertukar pendapat mengenai proses perdamaian Timur Tengah, masalah nuklir Iran, masalah nuklir Korea Utara dan masalah Suriah. Sebelumnya Presiden AS Trump pernah menyatakan bahwa AS akan mundur dari persetujuan nuklir Iran, sedangkan Uni Eropa tetap akan mempertahankan persetujuan ini, sehingga masalah nuklir Iran menjadi fokus dalam pembicaraan kali ini.

Seusai pembicaraan , kedua pihak mengadakan jumpa pers singkat, namun tidak menjawab pertanyaan wartawan.

Sebelumnya Federica Mogherini pernah mengunjungi Washington untuk membujuk anggota Kongres dan Senat AS agar mereka tidak mendukung usulan Trump. Dalam jumpa pers kemarin, Mogherini menegaskan kembali pendirian Uni Eropa mengenai masalah nuklir Iran, dan menekankan bahwa mempertahankan persetujuan nuklir Iran adalah dasar untuk menyelesaikan masalah nuklir Iran.

Rex Tillerson tidak memberi reaksi langsung mengenai pendirian Uni Eropa, tapi dia mengecam aksi yang diambil Iran akhir-akhir ini telah merusak kestabilan kawasan.

Mengenai proses perdamaian Timur Tengah, Uni Eropa juga merasa ragu terhadap sikap AS. Mogherini menekankan, Uni Eropa mendukung pemulihan proses perdamaian guna mewujudkan rancangan penyelesaian konflik antara Israel dan Palestina. "Langkah apa saja yang dapat merusak upaya ini hendaknya dihindari. Hendaknya diadakan perundingan untuk mencari cara agar Yerusalem menjadi ibu kota kedua negara, sehingga menyelesaikan masalah mengenai status Yerusalem pada masa depan, dengan demikian baru dapat mewujudkan cita-cita Israel dan Palestina," demikian ditekankan Mogherini.

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Sebut Tiongkok Akan Berkembang dalam Lingkungan Keterbukaan
• Xi Jinping Memimpin Sidang Pertama Komisi Pekerjaan Urusan Luar Negeri Komite Sentral PKT
• Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
• Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Zimbabwe
• Xi Jinping: Hijaukan Bumi Tanah Air
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040