Delegasi Tibet KRN Tiongkok Berkunjung ke AS
  2017-12-07 11:26:17  CRI

Delegasi Tibet Kongres Rakyat Nasional (KRN) Tiongkok mengadakan kunjungan ke Amerika Serikat dari tanggal 2 hingga 6 Desember dengan dipimpin oleh Wakil Ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Daerah Otonom Tibet Danzhenlangjie. Selama kunjungan di Boston, delegasi tersebut mengadakan temu wicara dengan perwakilan masyarakat Tionghoa setempat, mahasiswa Tiongkok dan saudara-saudara Etnis Tibet, dan juga mengadakan pertemuan dengan para pemimpin partai Negara Bagian Massachusetts. Sementara itu, selama berada di Washington, delegasi mengadakan pertemuan terpisah dengan Senator AS, Ketua Tim Kerja AS-Tiongkok dari DPR AS dan mengadakan temu wicara dengan para anggota Kongres dan sarjana terkait.

Pada kesempatan itu, Danzhenlangjie mengatakan, Presiden AS Donald Trump belum lama yang lalu mengadakan kunjungan kenegaraan ke Tiongkok. Kedua pihak mencapai banyak kesepakatan mengenai perkembangan hubungan Tiongkok-AS dan masalah-masalah lain yang menjadi perhatian bersama, sehingga telah menjadi tenaga pendorong yang kuat bagi perkembangan hubungan kedua negara di masa depan. Kunjungan delegasi kali ini merupakan sebuah langkah kongkret untuk mengimplementasikan kesepakatan yang dicapai pemimpin kedua negara dan meningkatkan hubungan badan legislatif kedua negara.

Danzhenlangjie secara khusus memperkenalkan sistem KRN Tiongkok serta keadaan pelaksanaan sistem otonomi di Tibet. Ia mengatakan, melihat satu kali lebih baik daripada mendengar ratusan kali, oleh karena itu, ia menyambut publik AS berkunjung ke Tibet untuk melihat dan memahami kondisi nyata daerah tersebut. Sementara itu, Pihak AS menyatakan, Tibet memiliki pesona alam dan sejarah yang unik. Pihaknya menyatakan apresiasi terhadap upaya pelestarian lingkungan hidup di Tibet, sekaligus memuji proses pewarisan tradisi dan budaya di Tibet. Perwakilan AS menyatakan sangat menanti-nantikan kunjungan ke Tibet dalam rangka meningkatkan pertukaran dan kerja sama kedua pihak secara lebih lanjut.

Delegasi Tibet juga memperkenalkan prestasi historik yang dicapai Tibet dalam pembangunan ekonomi dan sosial. Danzhenlangjie mengatakan, sejak Kongres Nasional ke-18 PKT, Tibet mencapai prestasi luar biasa di bidang ekonomi, pewarisan kebudayaan dan pelestarian lingkungan. Kongres Nasional ke-19 PKT telah menunjukkan arah bagi perkembangan Tibet di masa depan. Di bawah kepemimpinan Pemikiran Xi Jinping mengenai sosialisme dengan karakteristik Tiongkok pada era baru, rakyat Tibet dan rakyat berbagai etnis di seluruh negeri akan bersama-sama membangun masyarakat yang sejahtera secara moderat di segala aspek. Masyarakat Tionghoa dan saudara-saudara Etnis Tibet setempat merasa takjub terhadap prestasi yang dicapai Tibet. Danzhenlangjie menambahkan bahwa dirinya akan memperkenalkan prestasi pembangunan Tibet kepada berbagai kalangan masyarakat AS sehingga lebih banyak orang mengenal Tiongkok dan Tibet.

Stop Play
Terpopuler
• Hari Berkabung Nasional, Tiongkok Peringati Korban Pembantaian Massal Nanjing
• Tiongkok Usulkan Pelucutan dan Non-Proliferasi Senjata Kimia secara Seimbang
• Li Keqiang Hadiri Peringatan Genap 5 Tahun Kerja Sama 16+1
• Pertemuan Tingkat Tinggi Ketiga Hubungan Antarmasyarakat Tiongkok-Indonesia Digelar
• KTT ASEAN dan Pertemuan Pemimpin Asia Timur Ditutup
• PM Tiongkok Hadiri KTT Asia Timur ke-12
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040