Xi Jinping Temui Presiden Prancis
  2018-01-09 10:03:33  CRI

Presiden Tiongkok Xi Jinping mengadakan pertemuan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Wisma Tamu Negara Diaoyutai, Beijing pada hari Senin kemarin (8/1). Xi Jinping menyatakan, pada zaman baru, kedua negara hendaknya terus berpegang teguh pada semangat bertanggung jawab terhadap sejarah, menempuh jalan yang tepat dan menuju masa depan yang lebih indah hubungan Tiongkok-Prancis.

Xi Jinping menunjukkan, Tiongkok dan Prancis sama-sama memiliki sejarah dan kebudayaan yang cemerlang. Kunjungan Macron ke Tiongkok kali ini merupakan kunjungan pertama kalinya Macron ke Asia pada 2018. Xi Jinping memuji kunjungan Macron ke Tiongkok telah menunjukkan perhatian besar Macron terhadap hubungan kedua negara.

Xi Jinping menekankan, di dunia kini masih terdapat banyak unsur yang tidak pasti. Tiongkok menganjurkan pembentukan komunitas senasib sepenanggungan. Prancis juga memiliki ide yang hampir sama. Kedua negara hendaknya terus meningkatkan kepercayaan politik dan menggali potensi kerja sama dengan tidak terpengaruh oleh sistem sosial, tahap perkembangan, perbedaan kebudayaan dan tradisi. Tiongkok akan terus berpegang teguh pada prinsip kerja sama dan saling menguntungkan, mempererat kerja sama dengan Prancis di berbagai bidang, serta meningkatkan kerja sama dalam kerangka inisiatif Satu Sabuk Satu Jalan. Tiongkok memandang penting komunikasi dan kerja sama dengan Prancis dalam masalah-masalah internasional. Xi Jinping berharap kedua negara berupaya bersama demi kestabilan dan kemakmuran dunia. Hubungan Tiongkok-Prancis pasti akan berprospek cerah di zaman yang baru.

Emmanuel Macron menyatakan gembira atas kunjungannya ke Tiongkok kali ini. Ia mengatakan akan bertukar pendapat dengan Presiden Xi Jinping mengenai hubungan Prancis-Tiongkok serta masalah-masalah penting internasional, meningkatkan kepercayaan kedua negara, mengintensifkan hubungan bilateral serta hubungan Uni Eropa dengan Tiongkok. Ia menyatakan, inisiatif Satu Sabuk Satu Jalan mempunyai arti penting, Prancis bersedia berpartisipasi dalam inisiatif tersebut. Prancis juga berharap berupaya bersama Tiongkok untuk menghadapi perubahan iklim serta tantangan-tantangan lainnya yang dihadapi komunitas internasional. Macron menyatakan yakin bahwa melalui upaya bersama kedua pihak, kunjungannya ke Tiongkok kali ini pasti akan berperan sebagai tonggak sejarah baru dalam hubungan Prancis-Tiongkok.

Stop Play
Terpopuler
• Kemlu Tiongkok Menanggapi Peristiwa Mariott
• Dubes Tiongkok Jelaskan Keadaan Ketabrakan Kapal Di Laut Tiongkok Timur
• Publikasi Buku Xi Jinping: The Governance of China Jilid ke-2 Menerobos 10 Juta
• PM Tiongkok Hadiri Pertemuan Ke-2 Kerja Sama Lancang-Mekong
• Tiongkok dan Prancis Sepakat Tingkatkan Kemitraan Strategis dan Komprehensif secara Mantap
• Korsel dan Korut Akhiri Pembicaraan di Panmunjom
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040