Li Keqiang Temui Hun Sen
  2018-01-12 10:17:16  CRI

Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang kemarin (11/1) di Phnom Penh mengadakan pertemuan dengan Perdana Menteri Kamboja Hun Sen. Li Keqiang menyatakan, pihak Tiongkok bersedia bersama dengan pihak Kamboja untuk membangun komunitas senasib yang mempunyai arti strategis antara kedua negara dengan memanfaatkan peluang genap 60 tahun penggalangan hubungan diplomatik.

Li Keqiang menyatakan, pihak Tiongkok akan terus mempererat kontak lapisan tinggi dengan pihak Kamboja, memperdalam kerja sama pragmatis di berbagai bidang, mempererat pertukaran antara masyarakat kedua negara, sementara menyediakan bantuan sesuai kemampuannya kepada Kamboja dalam upaya mengembangkan ekonomi, khususnya meningkatkan kesejahteraan rakyat. Li Keqiang menegaskan, pihak Tiongkok bersedia bersama dengan pihak Kamboja untuk meningkatkan kerja sama dalam berbagai proyek penting terkait kapasitas produksi dan investasi dengan memanfaatkan peluang pembangunan "satu sabuk satu jalan".

Li Keqiang menunjukkan, pihak Tiongkok bersedia bersama dengan pihak Kamboja untuk meningkatkan koordinasi dan kontak dalam kerangka mekanisme kerja sama Sungai Lancang-Mekong dan dalam kerangka kerja sama ASEAN, terus memberi sumbangan kepada perkembangan dan kemakmuran regional.

Hun Sen menyatakan bahwa kunjungan Perdana Menteri Li Keqiang ke Kamboja akan mengkonsolidasi persahabatan tradisional antara kedua negara, mendorong kemitraan kerja sama strategis keseluruhan dan kerja sama Sungai Lancang-Mekong ke tahap yang baru. Pihak Kamboja menyatakan terima kasih kepada pihak Tiongkok yang sekian lama mendukung dan membantu Kamboja. Pihak Kamboja menyatakan puas atas kemajuan berbagai proyek penting, antara lain pembangunan jalan raya, pelabuhan dan zone khusus ekonomi. Pihak Kamboja bersedia memperluas lebih lanjut kerja sama di bidang-bidang infrastruktur, pertanian, pariwisata dan kesejahteraan rakyat. Pihak Kamboja akan dengan tegas mendukung pendirian adil pihak Tiongkok dalam masalah kepentingan inti, bersedia bersama dengan pihak Tiongkok untuk menyelenggarakan berbagai aktivitas perayaan genap 60 tahun penggalangan hubungan diplomatik kedua negara, mewarisi persahabatan tradisional antara kedua negara.

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Temui Pangeran Andrew Edward
• Xi Jinping Sebut Tiongkok Akan Berkembang dalam Lingkungan Keterbukaan
• Xi Jinping Memimpin Sidang Pertama Komisi Pekerjaan Urusan Luar Negeri Komite Sentral PKT
• Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
• Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan dengan Presiden Zimbabwe
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040