Anjing pelacak Amankan "Tahun Anjing"
  2018-02-06 17:52:54  CRI

Mudik Tahun Baru Imlek 2018, yang merupakan tahun Anjing telah resmi dimulai pada 1 Februari di Tiongkok. Demi menjamin keamanan calon penumpang dan kelancaran arus mudik, setiap harinya Departemen Keamanan Publik China Railway Beijing mengirim petugas keamanan beserta anjing pelacak untuk berpatroli di tiga stasiun kereta api di Beijing.

Kepada wartawan CRI, Kepala Satuan Anjing Pelacak China Railway Beijing, Zhao Lijie mengatakan, tugas utama anjing pelacak adalah melakukan pemeriksaan, mendeteksi bahan peledak dan narkoba, serta melakukan patroli anti-teror. Selama periode arus mudik, anjing pelacak akan bertugas lebih dari 10 jam per hari, mereka akan ditempatkan di pintu pemeriksaan keamanan, ruang tunggu dan peron stasiun kereta api di Beijing.

Anjing pelacak yang sedang berpatroli pun menjadi sorotan calon penumpang di berbagai stasiun. Pelatih anjing pelacak mengingatkan para penumpang yang merupakan pecinta anjing agar tidak mengganggu tugas anjing pelacak dengan melakukan kontak langsung dengan mereka. Sedangkan calon penumpang yang tidak suka anjing juga tidak usah takut, karena anjing pelacak sangat penurut. Meskipun tampangnya ganas, tapi anjing pelacak tidak agresif sama sekali.

Satuan Anjing Pelacak China Railway Beijing telah terbentuk lebih dari 20 tahun, memiliki berbagai jenis anjing pelacak antara lain anjing gembala Jerman atau Herder, Rottweiller, Labrador, Malinois,Springer dan lain-lain. Selama lebih dari 20 tahun, anjing-anjing pelacak itu selalu setia menjalankan tugas untuk menjamin keamanan ibukota Beijing.

Stop Play
Terpopuler
• Presiden dan Ketua DPR Indonesia Ucapkan Selamat Tahun Baru
• Festival Kuliner Tiongkok Digelar di Thailand
• Xi Jinping Kirim Kawat Simpati Atas Jatuhnya Pesawat Iran
• AS: Terkejut dengan Laporan Senjata Kimia Suriah
• Xi Jinping: Tingkatkan Kerja Sama Multi Partai
• Menhan AS: Akan Perluas Kerja Sama Anti Terorisme dengan Indonesia
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040