Produk Pertanian Negara-Negara ASEAN Banjiri Pasar Nanning Jelang Tahun Baru Imlek
  2018-02-13 12:04:01  CRI

Menjelang Tahun Baru Imlek, produk pertanian ASEAN dapat ditemukan nyaris di semua pasar di Kota Nanning, Guangxi, barat daya Tiongkok. Beras Kamboja, markisa Vietnam, dan durian Malaysia menjadi produk yang paling disenangi rakyat Tiongkok waktu berbelanja keperluan untuk Tahun Baru Imlek. Di antara produk pertanian ASEAN yang berkualitas tinggi dengan harga terjangkau itu, kita dapat menemukan tidak sedikit unsur teknik pertanian yang diadaptasi dari Tiongkok.

Wakil Badan Pertanian Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi Guo Xuquan menyatakan, Guangxi dan ASEAN berdekatan secara geografis, dan iklimnya memiliki kemiripan, maka kedua pihak mempunyai ruang kerja sama dan prospek perkembangan yang sangat besar di bidang pertanian. Beberapa tahun ini, Guangxi terus mendorong ekspansi teknik pertanian ke ASEAN, dan aktif mengadakan kerja sama di bidang teknik pertanian, tenaga kerja dan ekonomi serta perdagangan, semua itu telah melahirkan banyak proyek kerja sama.

Guo Xuquan menerangkan bahwa kini Guangxi telah mendirikan proyek pos uji coba bibit unggul tanaman pertanian Guangxi-ASEAN di Indonesia, Myanmar, Vietnam, Kamboja dan Laos. Hingga kini, sebanyak 300 lebih jenis tanaman telah diperkenalkan dan diujicoba di negara-negara terkait, dan telah diseleksi 30 jenis tanaman yang cocok untuk ditanam di negara masing-masing.

Stop Play
Terpopuler
• Presiden dan Ketua DPR Indonesia Ucapkan Selamat Tahun Baru
• Festival Kuliner Tiongkok Digelar di Thailand
• Xi Jinping Kirim Kawat Simpati Atas Jatuhnya Pesawat Iran
• AS: Terkejut dengan Laporan Senjata Kimia Suriah
• Xi Jinping: Tingkatkan Kerja Sama Multi Partai
• Menhan AS: Akan Perluas Kerja Sama Anti Terorisme dengan Indonesia
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040