Pimpinan Kepala Negara dan Aspirasi Rakyat dalam Hubungan Tiongkok-Rusia

2018-09-14 13:49:33  

Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin mengadakan pertemuan yang ketiga kali dalam 4 bulan di sela-sela Forum Ekonomi Timur ke-4 di Vladivostok yang ditutup belum lama yang lalu. Interaksi yang kerap kali terjadi antara kedua kepala negara tersebut sudah berkembang menjadi salah satu simbol penting dalam hubungan Tiongkok-Rusia. Dalam 5 tahun terakhir, Xi Jinping dan Putin telah mengadakan pertemuan sebanyak 20 kali lebih, yang sepenuhnya mencerminkan keistimewaan hubungan Tiongkok-Rusia yang berada di level tinggi. Kontak tingkat tinggi tersebut juga berarti hubungan Tiongkok dan Rusia selalu berada di posisi yang diprioritaskan dalam agenda diplomatik masing-masing negara.

Saat ini penyuluhan strategis yang dilakukan kepala kedua negara telah menjadi daya pendorong kuat bagi peningkatan hubungan bilateral Tiongkok-Rusia. Kepala kedua negara sering mengadakan pertemuan mengenai perkembangan lebih lanjut hubungan kemitraan kolaborasi strategis dan komprehensif Tiongkok-Rusia sehingga telah memainkan peranan pembimbing strategis bagi perkembangan hubungan bilateral. Upaya yang dilakukan kepala kedua negara Tiongkok dan Rusia secara inisiatif telah memainkan peranan pendorong langsung bagi kerja sama bilateral. Persahabatan yang terjalin antara kedua kepala negara telah memainkan peranan sebagai contoh bagi hubungan kedua negara di berbagai level dan berbagai bidang.

Dengan dipimpin dan didorong secara langsung oleh kepala kedua negara, hubungan kemitraan strategis dan komprehensif Tiongkok-Rusia telah memasuki era baru untuk mencapai perkembangan secara besar-besaran di level yang tinggi. Selain hubungan di bidang perdagangan yang mengalami pengoptimalan signifikan, kedua negara juga telah meningkatkan kerja sama di bidang investasi, energi, transportasi, pembangunan infrastruktur serta penerbangan udara dan antariksa. Sementara itu, kedua negara telah menumbuhkan titik perkembangan yang baru melalui kerja sama di bidang-bidang iptek, pertanian dan e-bisnis.

Komentar
刘立