PM Li Keqiang Akan Kunjungi Singapura

2018-11-09 12:02:15  

 

Atas undangan Perdana Menteri Republik Singapura Lee Hsien Loong, dari tanggal 12 hingga 16 November, Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang akan mengadakan kunjungan resmi ke Singapura serta menghadiri Pertemuan Pemimpin Tiongkok-ASEAN (10 plus 1) ke-21, Pertemuan Pemimpin Tiongkok-Jepang-Korea Selatan (10 plus 3) ke-21 dan Pertemuan Puncak Asia Timur (EAS) ke-13. Kementerian Luar Negeri hari Kamis kemarin menyatakan, kunjungan kali ini merupakan salah satu aksi diplomatik penting Tiongkok dengan negara-negara di sekitarnya. Berikut laporannya.

Singapura adalah negara ketua bergilir ASEAN tahun ini, juga adalah negara tetangga penting di sekitar Tingkok, Tiongkok dan Singapura telah menjalin Kemitraan Kerja Sama Serba Bidang Yang Maju Dengan Zaman pada tahun 2015. Kunjungan kali ini adalah kunjungan perdana menteri ke Singapura sesudah 11 tahun. Asisten Menteri Luar Negeri Tiongkok, Chen Xiaodong menyatakan, tahun ini berkenaan genap 40 tahun pelaksanaan kebijakan reformasi dan keterbukaan di Tiongkok, Singapura aktif berpartisipasi dalam proses reformasi dan keterbukaan Tiongkok, kunjungan Perdana Menteri Li Keqiang kali ini memiliki makna istimewa. Dikatakannya, “Selama kunjungan itu, pemimpin kedua negara akan meninjau kembali dan mengumpulkan pengalaman sukses perkembangan hubungan kedua negara, merencanakan dan mengaturkan kerja sama pragmatis kedua negara, menitikberatkan pemajuan kerja sama di bidang Satu Sabuk Satu Jalan dan inovasi. Kedua pihak akan bertukar pendapat mengenai kerja sama kawasan, sistem perdagangan multilateral serta masalah penting yang diperhatikan bersama dengan mempertimbangkan situasi internasional dan regional. Kedua pihak akan mengeluarkan deklarasi bersama antar pemerintah kedua negara untuk memperlihatkan hasil kunjungan kali ini dan kesepahaman kedua pihak. Pemimpin kedua negara akan menyaksikan penandatanganan serangkaian dokumen kerja sama di bidang ekonomi, perdagangan dan moneter.”

Chen Xiaodong memperkenalkan pula serangkaian pertemuan pemimpin kerja sama Asia Timur. Dikatakannya, kunjungan kali ini memiliki makna penting bagi peningkatan hubungan Tiongkok-ASEAN dan kerja sama kawasan Asia Timur.

Tahun ini adalah 15 tahun penggalangan Kemitraan Strategis Tiongkok-ASEAN dan juga Tahun Inovasi Tiongkok-ASEAN. Volume perdagangan bilateral tahun lalu telah melampaui $USD 500 miliar, Tiongkok telah dalam 9 tahun beruntun menjadi mitra dagang terbesar bagi ASEAN, sedangkan ASEAN dalam 7 tahun beruntun menjadi mitra dagang ketiga besar bagi Tiongkok. Chen Xiaodong menyatakan, Tiongkok menantikan serangkaian pertemuan tahun ini menyoroti kerja sama, bersama-sama menjaga multilateralisme, perdagangan bebas dan peraturan internasional, dan mendorong pengintegrasian ekonomi regional.

Selama serangkaian konferensi tingkat tinggi mengenai kerja sama Asia Timur, Perdana Menteri Li Keqiang akan menghadiri pula pertemuan pemimpin Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP). Chen Xiaodong menyatakan, Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengungkapkan bahwa Perdana Menteri Li Keqiang akan mengadakan pertemuan pula dengan pemimpin-pemimpin negara terkait yang menghadiri pula serangkaian konferensi tersebut.

Komentar
马宁宁