Xi Jinping Temui Kanselir Jerman Angela Merkel

2019-09-07 14:56:44  

图片默认标题_fororder_1124970182_15677782994501n

Presiden Tiongkok, Xi Jinping hari Jumat kemarin (6/9) di Beijing mengadakan pertemuan dengan Kanselir Jerman Angela Merkel. Presiden Xi menekankan perlunya untuk meningkatkan kerja sama Tiongkok-Jerman. Ia mengatakan kedua pihak hendaknya saling menghormati, mengadakan konsultasi dan dialog, saling menghormati jalur pembangunan, saling memperhatikan kepentingan inti, menjadi mitra strategis yang berdialog secara adil, bekerja sama dan berkomunikasi.

Presiden Xi menunjukkan, kami kini sedang berada pada zaman yang menghadapi semakin banyak tantangan dan risiko, unilateralisme dan proteksionisme sangat mengancam perdamaian dan kestabilan dunia, negara manapun tak dapat menanganinya dengan diri sendiri. Tiongkok dan Jerman sebagai dua negara besar yang bertanggung jawab, lebih perlu untuk meningkatkan komunikasi, koordinasi dan kerja sama strategis daripada masa sebelumnya, dalam rangka bersama-sama menanggapi tantangan bersama umat manusia. Itu tidak hanya merupakan hal penting bagi Tiongkok dan Jerman, tapi juga seluruh dunia.

Presiden Xi menekankan perlunya untuk meningkatkan kerja sama Tiongkok-Jerman. Selama kunjungan Kanselir Angela Merkel ke Tiongkok kali ini, kedua pihak telah mencapai sejumlah besar hasil kerja sama ekonomi dan perdagangan, itu dapat memperlihatkan bahwa Tiongkok sudah memenuhi komitmennya untuk memperluas keterbukaan. Pasar Tiongkok cukup besar dan akan menjadi semakin besar lagi seiring dengan pembangunan, sehingga membawa semakin banyak peluang baru kepada Jerman dan berbagai negara di dunia.

Angela Merkel menyatakan, dialog dan kerja sama antara Jerman dan Tiongkok menjadi semakin luas dan mendalam. Tiongkok adalah mitra dagang terbesar bagi Jerman. Kerja sama kedua negara sedang berkembang ke arah yang semakin baik. Jerman sangat senang untuk memanfaatkan hasil peningkatan keterbukaan Tiongkok, bersedia meningkatkan investasi terhadap Tiongkok, memperluas bidang kerja sama, serta mendorong komunikasi antar masyarakat. Unilateralisme dan proteksionisme juga mendatangkan dampak negatif kepada Jerman. Berbagai pihak hendaknya menyelesaikan perselisihan melalui dialog dan konsultasi. Jerman bersedia berpegang pada semangat multilateralisme dan liberalisasi perdagangan, meningkatkan komunikasi dan koordinasi mengenai urusan internasional dengan Tiongkok. Jerman bersedia memainkan peranan konstruktif demi pengembangan hubungan UE-Tiongkok.

Komentar
贲月梅