Prancis, Jerman dan Inggris Sambut 6 Negara Eropa Bergabung dalam Mekanisme INSTEX

2019-12-02 12:14:24  

Kementerian Luar Negeri Prancis mengeluarkan pernyataan bahwa pihak Prancis, Jerman dan Inggris menyambut Belgia dan 5 negara Eropa lainnya bergabung dalam mekanisme INSTEX, semacam mekanisme perhitungan baru untuk bertransaksi dengan Iran, dan mempertahankan perdagangan legal antara Eropa dan Iran.

Menurut pernyataan, Prancis, Jerman dan Inggris, sebagai negara pendiri mekanisme INSTEX, menyambut Belgia, Denmark, Finlandia, Norwegia, Belanda dan Swedia untuk bergabung dalam keputusan mekanisme ini. Hal ini secara jelas menunjukkan tekad Eropa untuk mempertahankan perdagangan legal dengan Iran dan Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) .

Pernyataan itu sekali lagi menekankan pentingnya implementasi yang komprehensif dan efektif dari JCPOA, dan mendesak Iran untuk kembali ke posisi semula dan sepenuhnya mematuhi JCPOA. Pernyataan itu mengatakan bahwa semua upaya termasuk mekanisme penyelesaian sengketa akan terus didorong di bawah kerangka kerja perjanjian nuklir Iran, dan terus secara tegas mendukung upaya diplomatik untuk menyelesaikan masalah terkait.

Pada awal tahun 2019, Prancis, Jerman dan Inggris mengeluarkan pengumuman bersama untuk mendirikan INSTEX. Kepanjangan dari INSTEX adalah The Instrument in Support of Trade Exchanges (alat pendukung perdagangan), merupakan mekanisme pembayaran yang beroperasi di luar sistem keuangan global yang didominasi oleh Amerika Serikat dan membantu perusahaan-perusahaan Eropa menghindari sanksi sepihak AS terhadap Iran dan memungkinkan UE untuk melanjutkan perdagangan dengan Iran.

Amerika Serikat mengumumkan penarikan sepihak dari perjanjian nuklir Iran, dan kemudian memulai kembali dan menambahkan serangkaian sanksi terhadap Iran. Sanksi tersebut memiliki dampak negatif yang nyata terhadap ekonomi Iran. Sebagai tanggapannya, Iran telah berhenti melaksanakan beberapa ketentuan dari perjanjian nuklir Iran dalam tiga tahap sejak bulan Mei lalu.

 

Komentar
陈曦