Dokter dari Tim Medis Tiongkok Jenguk ke Rumah Sakit di Aljazair

2020-05-22 17:00:22  

 

Ketika dua dokter Tiongkok memasuki bangsal isolasi, para pasien menyambutnya dengan hangat.

Pasien: Saya gembira sekali atas kunjungan kalian, terima kasih.

 

Liu Yuliang

Dokter dari Tim Ahli Medis Tiongkok ke Aljazair

Kami mengirim 20 ahli ke Aljazair untuk memberikan bantuan kepada rakyat setempat.

Pasien: Aljazair dan Tiongkok adalah sahabat.

Dokter: Iya, betul sekali.

Ren Yi

Dokter dari Tim Ahli Medis Tiongkok ke Aljazair

(Berbincang dengan pasien)

Kau masih batuk?

-Ya, batuk sedikit, hanya sedikit saja.

Kau berdahak tidak?

-Berdahak sih tidak.

Kau sakit diare tidak?

-Tidak.

 

Selama penyebaran wabah, rumah sakit ini adalah pusat perawatan bagi pasien-pasien dari COVID-19. Di sini para dokter Aljazair kerap kali melakukan diskusi dengan tim ahli medis Tiongkok.

 

Dr. Mofida Ibrir dari Rumah Sakit Bab El-Oued, Aljazair

Kami senang sekali berpeluang berbagi pengalaman dengan rekan-rekan dari Tiongkok, yang hingga saat ini sudah mengayunkan langkah terlebih dulu dan telah melewati masa awal penyebaran COVID-19. Oleh karena itu, pengalaman Tiongkok akan membantu kami memahami dan mendeteksi kondisi kesehatan pasien dalam perawatan.

 

He Yufeng, Anggota Tim Medis Tiongkok ke Aljazair

Kami menjawab pertanyaan para dokter yang bertugas di front depan, misalnya, kasus-kasus infeksi pada anak-anak, serta penerapan alat-alat intubasi dan sebagainya. Saya berharap pengalaman tersebut dapat membantu mereka.

Kedua pihak berharap adanya kerja sama jangka panjang antara tim-tim medis kedua negara.

 

Tati Nafaa, Direktur Jenderal Rumah Sakit Bab el-Oued, Aljazair

Komunikasi antara kami bukan hanya terkait kasus-kasus virus corona, tapi juga mengenai struktur dan fungsi rumah sakit.

Guo Shuliang, anggota tim ahli medis Tiongkok ke Aljazair

Kami ingin meningkatkan lebih lanjut kerja sama antar kota dan rumah sakit kedua negara. Kami juga berharap adanya lebih banyak komunikasi antar berbagai departemen rumah sakit kedua negara.

 

He Weiwei, CGTN, Aljazair.

 

 

 

 

Komentar
王伟光