Xi Jinping Temui Pimpinan Baru UE

2020-06-23 11:45:24  

Presiden Tiongkok Xi Jinping hari Senin kemarin (22/6) di Beijing secara virtual mengadakan pertemuan dengan Ketua Dewan Eropa Charles Michel dan Ketua Komisi Eropa Ursula Von Der Leyan. Xi Jinping menunjukkan, Tiongkok bersedia berupaya bersama dengan pihak Eropa, mendorong hubungan Tiongkok-Eropa pasca wabah Covid-19 agar menjadi semakin mantap dan matang, serta berkembang menuju level lebih tinggi.

Pertemuan ke-22 Pemimpin Tiongkok- Uni Eropa digelar kemarin secara virtual dengan dipimpin oleh Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang, Charles Michel dan Ursula von der Leyen. Itulah pertemuan resmi perdana antara pemimpin Tiongkok dan pimpinan baru Uni Eropa.

Xi Jinping dalam pertemuan itu menekankan, Tingkok tidak mengupayakan hegemoni melainkan perdamaian, Tiongkok bukan ancaman melainkan peluang, Tiongkok bukan lawan melainkan mitra. Tiongkok dan Eropa hendaknya terus meningkatkan saling pengertian dan kepercayaan, membikin Kemitraan Strategis Komprehensif Tiongkok-Uni Eropa yang semakin berpengaruh di dunia. Ia menunjukkan, Tiongkok dan Eropa hendaknya menjadi dua kekuatan besar dalam melindungi perdamaian dan kestabilan global serta dua pasar yang mendorong pembangunan dan kemakmuran global. Kedua pihak hendaknya bersama-sama mendukung produksi kembali secara ilmiah, memelihara kestabilan dan kelancaran rantai industri dan rantai pasokan global, serta saling membuka pasar.

Xi Jinping menekankan, bagaimanapun situasi internasional berubah, Tiongkok akan berdiri di sebelah multilateralisme, mempertahankan pandangan tata kelola global yang “membahas bersama, membangun bersama dan berbagi bersama”.

Charles Michel dan Ursula von der Leyen menyatakan, Eropa bersedia bertolak dari sikap jujur melakukan dialog strategis dengan Tiongkok dalam rangka memperluas kesepahaman. Eropa mempertahankan multilateralisme, bersedia meningkatkan koodinasi dan solidaritas dengan Tiongkok mengenai keamanan kesehatan publik, perubahan iklim dan masalah-masalah penting lainnya dalam kerangka PBB, WTO dan G20.

Komentar
张京华