Pompeo Paksa “Pelepasan Keterkaitan” antar Perusahaan Tiongkok dengan AS Tapi Ditabok Realitas

2020-07-31 12:31:55  

 

Baru-baru ini, dalam pidatonya di depan Perpustakaan Nixon di Negara Bagian California, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo secara gila-gilan memfitnah perusahaan Tiongkok, dia menyebut perusahaan AS yang berbisnis dengan Tiongkok sedang “menjilat Partai Komunis Tiongkok”, akibatnya adalah “Tiongkok merampok AS”.

Dengan mengutip  pidato penasihat keamanan nasional AS O'Brien, Pompeo menyebut perusahaan AS termasuk Grup Marriott, American Airlines, Delta Air Lines, United Airlines telah mencabut nama Taiwan dari daftar tujuan layanan yang selevel dengan negara berdaulat, supaya tidak membangkitkan kemarahan Beijing.

Sebagai diketahui umum, Taiwan adalah bagian wilayah Tiongkok yang tak dapat dipisahkan, maskapai penerbangan AS memperlakukan sama rata antara Taiwan dengan Tiongkok, jelaslah hal ini melanggar prinsip satu Tiongkok. Terkait hal itu, jubir maskapai penerbangan AS telah menyatakan bahwa “pihaknya wajib mengikuti regulasi negara yang mereka membuka penerbangan”.

Selama 40 tahun penjalinan hubungan diplomatik Tiongkok-AS, menang bersama dan saling menguntungkan merupakan prinsip mendasar dalam aktivitas ekonomi bilateral. Omzet penjualan perusahaan AS di Tiongkok tercatat US$ 700 miliar per tahun dengan labanya melampaui US$ 50 miliar. Sementara itu produk buatan Tiongkok yang murah dan bermutu pun disambut baik dan mendatangkan keuntungan kepada para konsumen AS.

Menurut data dari Kementerian Perdagangan AS, nilai perdagangan Tiongkok-AS pada April lalu tercatat US$39,7 miliar atau naik 43% dari pada Maret lalu, dengan demikian Tiongkok kembali menjadi mitra dagangan terbesar bagi AS, sebagai titik terang dalam perdagangan AS dengan luar negeri.

Justru seperti ditunjukkan oleh analis, meskipun politikus AS terus berteriak   “pelepasan keterkaitan”  dengan Tiongkok, namun ketergantungan AS pada pasar dan produk Tiongkok malah bertambah terus.

Dari memaksakan perusahaan AS hengkang dari Tiongkok, sampai berbohong bahwa Tiongkok “merampok” AS, oknum Pompeo sedang secara gila-gilan mendorong “pelepasan keterkaitan” paksaan antar ekonomi Tiongkok dengan AS. Akan tetapi, perbuatan ini melanggar aturan ekonomi, melawan keinginan perusahaan dan juga menentang arus utama zaman ini, tentu saja akan “ditabok” realitas.

Komentar
马宁宁