Xinjiang Tangani COVID-19 dengan Prioritaskan Keselamatan Jiwa Rakyat

2020-10-18 10:19:02  

Juru bicara Kantor Penerangan Pemerintah Daerah Otonom Uighur Xinjiang, Zuliyati Simayi mengatakan, Xinjiang melaksanakan kebijakan pencegahan dan pengendalian wabah virus corona dengan berpedoman yang memprioritaskan keselamatan jiwa rakyat.

Pemerintah Xinjiang menggelar konferensi pers khusus mengenai ketenagakerjaan pada hari Jumat lalu (16/10). Menanggapi pertanyaan tentang desas-desus yang disebarkan Gerakan Islam Turkistan Timur yang mencoreng protokol kesehatan Xinjiang, Zuliyati Simayi menunjukkan, sejak wabah virus corona merebak, pemerintah kota Urumqi segera melakukan pemeriksaan atau tes swab secara gratis bagi seluruh masyarakat untuk mencegah penyebaran wabah virus corona secara tepat sasaran. Selama berlangsungnya pencegahan wabah, pemerintah Xinjiang total melakukan 35 jumpa pers terkait wabah virus corona, mengumumkan nomor telepon para pemimpin utama, mengaktifkan aplikasi ponsel untuk tepat waktunya merilis informasi terkait pencegahan wabah, perawatan, persediaan barang, perlindungan kesehatan dan kebijakan bantuan kepada masyarakat. Pihaknya total menerima sebanyak 55 ribu panggilan telepon dan menjawab pertanyaan yang paling diperhatikan masyarakat di 149 bidang. Tingkat jawabannya seratus persen. Selain itu, dengan dukungan satgas ahli penanganan wabah virus corona Dewan Negara, pemerintah Xinjiang telah melakukan perawatan semaksimal kepada para pasien, meminimalisir risiko penularan wabah dan berusaha keras menjamin ketersediaan barang kebutuhan sehari-hari masyarakat dengan harga yang terjangkau dan stabil. Melalui upaya bersama seluruh masyarakat yang bersatu padu, Xinjiang berhasil mengendalikan penyebaran wabah. Sebanyak 826 kasus terkonfirmasi diberikan perawatan tepat waktu dan semuanya sudah sembuh dan dipulangkan dari rumah sakit. Dengan ini Xinjiang telah mempraktekkan pedoman yang memprioritaskan keselamatan jiwa rakyat, yang merupakan perlindungan terbesar terhadap hak asasi manusia.

Zuliyati Simayi menegaskan, kaum oknum Gerakan Islam Turkistan Timur menyebarkan hoaks dan berita palsu yang mencoreng upaya penanganan pandemi COVID-19 di Xinjiang justru untuk membakar sentimen anti Tiongkok, menodai citra Xinjiang dan menyesatkan opini umum internasional. Tindakan jelek mereka ini pasti akan diboikot bersama oleh seluruh masyarakat internasional.

Komentar
谢晓裕