Pertemuan Menlu Tiongkok-Indoneisa, Tepat Waktu dan Pragmatis

2021-04-04 20:37:15  

Pertemuan Menlu Tiongkok-Indoneisa, Tepat Waktu dan Pragmatis_fororder_6c224f4a20a44623e284ab20546e3b060df3d7ff

Anggota Dewan Negera selaku Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi hari Jumat (2/4) mengadakan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dan Menteri BUMN Erick Thohir juga tampak hadir dalam pertemuan tersebut. Ini merupakan Menlu Indonesia kedua kali berkunjung ke Tiongkok setelah terjadinya pandemi Covid-19. Menlu Indonesia dua kali berkunjung ke Tiongkok hanya dalam delapan bulan, mencerminkan kedua pihak sangat mementingkan hubungan bilateral, komunikasi antara pemimpin kedua negara lancar dan erat.

Pertemuan Menlu Tiongkok-Indoneisa, Tepat Waktu dan Pragmatis_fororder_dc54564e9258d1094f1c0735141485b76d814d0b

Pertemuan kali ini merupakan langkah yang tepat pada waktunya. Saat ini adalah periode yang sangat berharga bagi kedua negara. Bagi Tiongkok, tahun ini adalah HUT ke-100 pendirian Partai Komunis Tiongkok, juga adalah tahun pertama dari Repelita ke-14. Belum lama berselang, Presiden Tiongkok Xi Jinping mengumumkan Tiongkok telah menang dalam pengentasan kemiskinan secara keseluruhan. Hal-hal tersebut sangat dibutuhkan untuk diperkenalkan kepada pihak Indonesia sebagai negara tetangga penting bagi Tiongkok.

Pertemuan Menlu Tiongkok-Indoneisa, Tepat Waktu dan Pragmatis_fororder_024f78f0f736afc3d88542a97555a2ccb54512c1

Bagi Indonesia, negara dengan populasi terbesar keempat di dunia telah melakukan vaksinasi tahap kedua atas bantuan Tiongkok. Indonesia sudah menjadi negara yang melakukan vaksinasi terbanyak di Asia Tenggara, penambahan kasus Covid-19 setiap hari menurun drastis. Dengan demikian, segala industri di Indonesia siap-siap dikembangkan, memelihara hubungan erat dengan Tiongkok dan melakukan kerjasama dengan Tiongkok sudah menjadi kesepahaman dalam negeri Indonesia.

Tiongkok dan Indonesia adalah dua negara berkembang, dan memiliki pengaruh cukup besar di kawasan. Kedua negara ini juga memiliki konsep pembangunan yang mirip, memiliki kepentingan yang sama. Meskipun pandemi Covid-19 membawa kesulitan terhadap pertukaran antara kedua pihak, tapi pemeliharaan komunikasi strategis, peningkatan kerjasama yang saling menguntungkan bisa bermanfaat bagi pembangunan negara-negara masing-masing, juga memberikan pengaruh positif di kawasan maupun global.

Pertemuan Menlu Tiongkok-Indoneisa, Tepat Waktu dan Pragmatis_fororder_a8ec8a13632762d0d832615f64a041f2503dc693

Berkaitan dengan masalah-masalah yang sangat diperhatikan oleh pihak Indonesia, antara lain produksi vaksin, investasi, dan pertukaran personel, Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi dalam pertemuan kali ini menyampaikan, Tiongkok sedang bekerjasama dengan Indonesia di bidang produksi vaksin Covid-19, dan membahas soal saling mengakui kode kesehatan, agar mendorong pertukaran personel secara teratur. Tiongkok mengharapkan pemerintah Indonesia mendukung "Aksi Vaksinasi Warga Tiongkok di Luar Negeri".

Kedua pihak akan memperdalam pengintegrasian BRI dan Poros Maritim, mempercepat pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung, memperluas skala perdagangan, meningkatkan kerjasama di bidang ekonomi digital, big data, komputasi awan, 5G dan pembangunan kota cerdas. Kedua pihak juga akan mendorong kerjasama di bidang perlayaran aman, perlindungan lingkungan maritim, pencarian dan penyelamatan di laut, serta perikanan. Tiongkok bersedia membahas pembentukan kemitraan ekonomi komprehensif dengan Indonesia.

Selain itu, dalam pertemuan kali ini, Tiongkok menyampaikan akan mendukung Indonesia untuk menyelenggarakan KTT Pemimpin G-20 pada tahun depan. Ini berarti kedua pihak sudah melakukan persiapan terhadap pertemuan antara pemimpin tertinggi kedua negara. Diyakinkan sinyal tersebut akan lebih lanjut mempercepat kerjasama kedua negara di berbagai bidang, mendorong hubungan bilateral ke level lebih tinggi.

Komentar
徐琳娜