Memakai busana adat Hanfu, membuat lukisan gula, Cuju, Tuho...
Para sobat Indonesia, apa yang Anda tonton ialah sebuah kegiatan untuk merayakan Festival Shangsi.
Festival Shangsi juga disebut Festival Ganda Tiga karena jatuh pada tanggal 3 bulan ke-3 dari kalender lunar Tiongkok. Festival ini adalah festival tradisional Tiongkok. Pada masa zaman kuno, setiap Festival Ganda Tiga dirayakan masyarakat dengan bermandi bersama di sungai, selain menggelar perjamuan, bersembahyang dan berwisata ke peluaran kota untuk menikmati pemandangan musim semi.
Pada perayaan festival Ganda Tiga tahun ini yang jatuh pada pertengahan bulan April, anak-anak dalam balutan busana Hanfu disuruh memainkan olahraga tradisional, hal ini dilakukan selain untuk menikmati kenyamanan musim semi yang hangat, juga diberikan makna untuk menghayati tradisi yang diwariskan turun-temurun.
Apakah olahraga yang ditampilkan dalam rekaman video ini layaknya seperti main sepak bola? Olahraga ini disebut Cuju, adalah sebuah permainan bola Tiongkok kuno. Permainan tersebut merupakan sebuah permainan kompetitif yang melibatkan penendangan sebuah bola dengan peraturan permainan yang berbeda dari zaman ke zaman. Cuju diakui oleh FIFA sebagai bentuk terawal atau cikal bidal sepak bola zaman sekarang. Pada zaman kuno, Cuju sering kali digelar di tangsi militer sebagai olahraga untuk melatih atau memperkuat daya tahan para prajurit dari abad ke-3 sampai abad ke-2 SM di Tiongkok.
Tuho adalah permainan tradisional yang dimainkan dengan cara melemparkan anak panah atau tongkat yang panjang ke dalam sebuah tempayan atau lubang dari jarak yang jauh.
Lukisan gula adalah kerajinan rakyat tradisional Tiongkok yang menggunakan gula sebagai bahan lukisan. Dulu, alat yang digunakan seniman rakyat hanya satu sendok dan satu sekop. Mereka menaruh gula merah atau putih di atas kompor dan merebusnya di atas api hangat. Kalau gula sudah mencair, bisa dipakai untuk melukis. Sekarang seiring dengan perkembangan teknologi, kami dapat menggunakan pena gula yang dipanaskan dengan listrik untuk menyelesaikan karyanya.
Gosokan, melukis kipas, raree show, tari perangkap bamboo… Dewasa ini, adat istiadat yang telah diwariskan selama ribuan tahun pada festival tradisional Tiongkok tidak lenyap malah kian populer di tengah kesibukan modern. Sekarang banyak taman kanak-kanak mengadakan kegiatan khusus untuk mengajar anak-anak mengenal adat istiadat Tiongkok, melalui kegiatan hiburan yang menyenangkan, membantu mereka belajar dan mewarisi tradisi budaya Tionghoa yang unggul.