Singapura Ketatkan Langkah Penangangan Pandemi Covid-19

2021-07-21 13:37:31  

Kantor Berita Xinhua: Terdampak peristiwa penularan akibat kerumunan yang terjadi di Pelabuhan Perikanan Jurong dan beberapa KTV sepekan lalu, kasus terkonfirmasi Covid-19 di Singapura meningkat secara signifikan, Gugus Tugas Lintas Batas Penanganan Covid-19 Singapura hari Selasa kemarin (20/7) mengumumkan, pemerintah akan memperketat langkah penanganan mulai Kamis besok (22/7).

Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Gan Kim Yong kemarin mengatakan, yang terpapar Covid-19 di beberapa KTV tersebut kebanyakan adalah pemuda-pemudi, sedangkan lingkup penyebaran wabah yang terjadi di Pelabuhan Jurong lebih luas, dan yang terpapar kebanyakan adalah lansia yang memiliki risiko menderita gejala parah. Gan Kim Yong mengatakan, dalam 7 hari lalu, terdapat 81 orang lansia berusia di atas 60 tahun yang terkonfirmasi positif, sejumlah orang di antaranya masih belum divaksinasi, hal ini merupakan masalah yang sangat mengkhawatirkan pemerintah.

Gan Kim Yong menyatakan, di Singapura terdapat hampir 30% kalangan lansia berusia 70 tahun dan ke atas yang masih belum divaksinasi, dan hampir 50% warga negara Singapura masih belum divaksinasi 2 kali. Oleh karena itu, pemerintah Singapura memutuskan untuk memperketat langkah penanganan pandemi antara tanggal 22 Juli sampai 18 Agustus. Misalnya, setiap restoran hanya diizinkan take away atau delivery, tidak diizinkan makan di dalam restoran; menghentikan aktivitas olahraga dalam ruangan, perawatan wajah dan koor, kecuali klinik gigi dan layanan medis lainnya. Jumlah kerumunan sosial berkurang dari yang awalnya 5 orang menjadi 2 orang. 

Komentar
常思聪