|
Pihak Palestina dan Israel kemarin memberi tanggapannya masing-masing terhadap tidak dicapainya kesepakatan gencatan senjata oleh golongan bersenjata Palestina di Kairo dua hari yang lalu.
Seorang pejabat tinggi Gerakan Pembebasan Nasional Palestina (Fatah) menyatakan, badan pimpinan Palestina akan melakukan upaya baru untuk membujuk golongan-golongan bersenjata Palestina mengadakan kembali pembicaraan mengenai terwujudnya gencatan senjata dengan Israel.
Pejabat tinggi Gerakan Perlawanan Islam Palestina (HAMAS) Abu Marzook menyatakan, Hamas berharap perdana menteri Palestina Ahmad Qurei memanggil perundingan gencatan senjata putaran baru.
Penasihat perdana menteri Israel Ba'nnan Gissin kemarin menyatakan, Israel akan terus mengupayakan pembicaraan dengan perdana menteri Palestina Qurei, tetapi Israel juga akan mengambil aksi militer yang perlu ketika terancam keamanannya.
|