|
Menurut Harian Guardian Inggris, ketua Badan Otoritas Nasional Palestina Yasser Arafat dalam pernyataannya kepada wartawan harian tersebut mengatakan, bahwa waktunya sudah tidak banyak bagi Palestina-Israel untuk menyelesaikan konflik antara kedua pihak dengan cara dua negara.
Arafat juga mengatakan, Perdana Menteri Israel Ariel Sharon harus bertanggungjawab atas runtuhnya pemerintahan mantan Perdana Menteri Palestina Mohammed Abbas, karena Israel pada kenyataannya tidak membebaskan orang Palestina yang disekap, tidak menghentikan pembangunan pagar pemisah, dan tidak mengambil langkah untuk mencabut pengepungan terhadap ketua Badan Otoritas Nasional Palestina.
|