|
Menurut laporan surat kabar Ha''aretz Israel, Perdana Menteri Israel menyatakan akan memindahkan 17 tempat permukiman orang Yahudi di Jalur Gaza ke dalam wilayah Israel dalam waktu satu atau dua tahun mendatang. Ia mengatakan, pihak Israel akan memindahkan tempat permukiman itu dari tempat yang menimbulkan kerepotan agar dapat mencapai persetujuan final dengan pihak Palestina.
Perkataan Sharon itu disambut oleh pihak Palestina, akan tetapi menimbulkan berbagai reaksi yang berbeda di Israel.
Perdana Menteri Palestina Ahmed Qurei kemarin mengatakan, rencana Sharon mengenai pembongkaran tempat permukiman di Jalur Gaza adalah kabar baik. Ia berharap agar Sharon dapat melaksanakan rencana itu.
Ketua Sementara Partai Buruh Israel Shimon Peres menyatakan mendukung sepenuhnya rencana Sharon tersebut.
Angket pendapat yang dilakukan oleh Yedioth Ahrononth, surat kabar terbesar Israel, menunjukkan 59% orang Israel mendukung rencana Sharon tersebut.
Tetapi ketua Partai Agama Nasional, partai sayap kanan Israel Effi Eitam merangkap Menteri Perumahan dan Pembangunan menyatakan, apabila Sharon melaksanakan rencana itu, maka Partai Agama Nasional akan mengundurkan diri dari pemerintah. Menanggapi hal itu, Sharon menyatakan, jika partai-partai sayap kanan menentang pelaksanaan rencana itu, maka ia akan membentuk kabinet yang baru.
|