|

Masyarakat internasional beramai-ramai memberikan reaksi setelah pembunuhan pemimpin spiritual Hamas Sheikh Ahmed Yassin oleh Israel di Gaza kemarin.
Sekjen PBB Kofi Annan mengecam keras sepak terjang pembunuhan gelap Israel tersebut dan mendesak dihentikannya pembunuhan yang melanggar hukum internasional. Is menyerukan berbagai pihak agar menahan diri untuk menghindari memburuknya situasi.
Sekretaris Jenderal Liga Arab Amr Moussa dalam pernyataannya mengatakan, pembunuhan gelap adalah tindakan teroris negara yang keji dan memperlihatkan watak agresif Israel.
Sementara itu, menteri-menteri luar negeri atau diplomat dari Rusia, Turki dan Afrika Selatan sama-sama menyerukan supaya Palestina dan Israel menahan diri. Sedangkan juru bicara Gedung Putih Amerika Scott Mcclellan menolak mengecam tindakan pembunuhan gelap Israel tersebut.
Diberitakan lain, Menteri Luar Negeri Mesir Ahmed Maher dan Menteri Luar Negeri Yordania Murwan Muaasher kemarin mengadakan pembicaraan di Kairo untuk membahas situasi Palestina dan Israel setelah pembunuhan Yassin. Kedua pihak sama-sama mengharapkan terus mendorong rencana "peta jalan" perdamaian Timur Tengah, sementara itu, empat pihak masalah Timur Tengah yang terdiri dari PBB, Uni Eropa, Rusia dan Amerika Serikat juga mengadaan rapat di Kairo untuk membahas situasi dewasa ini.
Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Richard Boucher diberitakan kemarin dalam jumpa pers di Washington menyatakan, Amerika Serikat mengharapkan Israel jangan mencelakakan Ketua Badan Otoritas Nasional Palestina Yaser Arafat.
|