|

Dewan Keamanan PBB kemarin sekali lagi mengadakan pertemuan tertutup mengenai peristiwa pembunuhan gelap Israel terhadap pemimpin spiritual Hamas Yassin, akan tetapi tidak berhasil mencapai kesepakatan mengenai rancangan pernyataan ketua yang mengecam Israel seperti yang dikemukakan Aljasair.
Sidang ke-60 Komisi HAM PBB yang tengah diadakan di Jeneva mengambil keputusan untuk menyelenggarakan "sidang khusus tentang masalah Timur Tengah" hari ini.
Kemarin juga, ribuan orang Arab warga Israel mengadakan demonstrasi di bagian utara Israel untuk memprotes pembunuhan gelap Israel terhadap Yassin. 100 ribu massa rakyat Yaman juga mengadakan rapat dan Presiden Ali Abdullah Saleh dalam rapat itu menyerukan Pengadilan Internasional menggugat PM Sharon dan mengadilinya dengan kejahatan perang. Sementara itu, surat kabar Amerika Serikat, Inggris dan Perancis juga beramai-ramai mengecam Israel atau memperingatkan tindakan Israel tersebut akan membawa akibat yang serius.
Diberitakan lain, Presiden Amerika Bush untuk pertama kali secara terbuka menyatakan sikapnya tentang pembunuhan gelap Israel terhadap Yassin. Ia mengatakan, Israel berhak melindungi diri dan memukul terorisme, akan tetapi harus mempertimbangkan akibatnya dan menjamin tidak menghentikan proses perdamaian Timur Tengah.
Diberitakan lain, Hamas kemarin mengumumkan di Gaza, Abdel Aziz Rantisi juru bicara Hamas jalur Gaza akan menjabat sebagai pemimpin Hamas di Jalur Gaza dan memikul sebagian jabatan Yassin. Pemimpin Politik Hamas yang mengasingkan diri di luar Khaled Mashaal diangkat sebagai pemimpin baru organisasi tersebut.
Dari pihak Kementerian Pertahanan Israel kemarin juga, Menteri Pertahanan Israel Shaul Mofaz menyatakan, Israel akan terus melakukan pembersihan terhadap semua pemimpin Hamas.
Pada upacara belasungkawa Yassin, dihadiri pula oleh PM Palestina Ahmad Qurei yang telah berangkat ke Gaza kemarin pagi.
|