|
Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan dan Perdana Menteri Lebanon Rafik al Hariri kemarin masing-masing mengkritik politik Timur Tengah pemerintah Israel.
Dalam pertemuannya dengan Menteri Prasarana Nasional Israel Joseph Paritzky yang berkunjung di Turki, Perdana Menteri Turki Erdogan menyatakan pemerintah manapun tidak memiliki hak membunuh, aksi pembantaian oleh pemerintah Israel di kamp pengungsi di Jalur Gaza adalah tidak dapat diterima oleh masyarakat internasional. Erdogan mengharapkan pemerintah Israel selekasnya mengambil tindakan aktual untuk mendorong proses perdamaian Timur Tengah.
Sementara itu, Perdana Menteri Lebanon Hariri dalam upacara perayaan Hari Pembebasan Lebanon Selatan kemarin menunjukkan, pendudukan terus Israel atas wilayah Arab adalah akar utama ketidakstabilan di kawasan Timur Tengah. Dihimbaunya masyarakat internasional mengambil tindakan yang seperlunya mewujudkan perdamaian di kawasan Timur Tengah berdasarkan resolusi bersangkutan PBB dan prinsip "Tanah untuk Perdamaian".
|