|
Menurut Kantor Berita Xinhua, Perdana Menteri Kuwait Sheikh Muhammed Sabah al-Salm al-Sabah kemarin menyatakan, Kuwait mementingkan realisasi keamanan dan stabilitas Irak, sepenuhnya mendukung diadakannya pemilu Irak menurut rencana akhir bulan ini supaya Iraksegera memulihkan kestabilan.
Sabah menyatakan hal itu ketika melepas Perdana Menteri merangkap Menteri Pertahanan Yordania Faisal al-Fayez yang berkunjung di Kuwait kemarin. Sabah menekankan kepada media setempat bahwa tak peduli bagaimanapun perubahan situasi Irak, Kuwait akan pertama-tama terpengaruh dan merupakan salah satu negara yang paling serius terpengaruh. Oleh karena itu, Kuwait harus mendukung pemilu demokrasi Irak untuk mendorong situasi dalam negeri Irak membaik.
|