|
Organisasi Jihad Islam Palestina kemarin secara resmi menyatakan bertanggungjawab terhadap kasus peledakan Tel Aviv. Sebagai pembalasan, Israel memutuskan untuk sementara membekukan rencana penyerahan hak kontrol keamanan kota di tepi barat Sungai Yordan kepada Palestina.
Jihad kemarin mengumumkan sebuah rekaman video dengan menyatakan, tujuan tindakannya tersebut adalah untuk merusak upaya Badan Otoritas Nasional Palestina mengadakan gencatan senjata dengan Israel.
Menteri Pertahanan Israel, Shaul Mofaz sementara itu menyatakan, setelah organisasi radikal Palestina melakukan serangan peledakan bunuh diri terhadap Tel Aviv, Israel tidak mungkin menyerahkan hak pengontrolan keamanan 5 kota di tepi barat Sungai Yordan kepada Palestina menurut rencana. Israel sudah memutuskan untuk melancarkan aksi pembalasan terhadap Jihad.
Selain itu, Israel juga mengritik Suriah terus mendukung "organisasi teroris" dan menyediakan perlindungan kepada organisasi tersebut.
|