Perkenalan tentang CRISiaran Bahasa Indonesia
China Radio International
Berita Tentang TK
Berita Internasional
Fokus Ekonomi TK
Kehidupan Sosial
Olahraga
Serba-serbi

KTT ASEAN

Kunjungan Hu Jintao Ke Lima Negara Asia dan Afrika

Kunjungan Jurnalis CRI ke Guangdong

Hu Jintao Hadiri KTT G-20 dan APEC serta Lawat ke 4 Negara

Olimpiade Beijing Tahun 2008
Indeks>>
(GMT+08:00) 2005-03-28 16:44:11    
Lima Prinsip Hidup Berdampingan Secara Damai

cri
Tiongkok menjadi pemrakarsa aktif dan pelaksana setia Lima Prinsip Hidup Berdampingan Secara Damai adalah wajar ditinjau dari segi sejarah maupun budaya. Pertama, Tiongkok yang sudah bersejarah sekitar 5000 tahun, telah melahirkan kebudayaan "perdamaian" yang sangat toleransi. Rakyat Tiongkok sejak lama menjunjung tinggi perdamaian, mementingkan "persamaan dan tidak mempermasalahkan perbedaan", menganjurkan saling mengisi dan saling bercermin, memahami untuk tidak memaksakan kepada orang lain sesuatu yang tidak diinginkan dirinya". Di bawah pengaruh ide tersebut, telah terbentuk tradisi sejarah rakyat Tiongkok yang menjunjung tinggi perdamaian, menentang kekerasan dan perang. Kedua, sejak zaman sekarang, bangsa Tionghoa pernah menderita gencetan dan penindasan negara-negara kuat imperialis, dan pernah melakukan perjuangan sekitar satu abad untuk menyelamatkan negara, dan sangat menyadari betapa pentingnya pemeliharaan lingkungan damai yang tak mudah diperoleh itu. Karena itulah, diplomasi Republik Rakyat Tiongkok sejak dari berdirinya sudah memilih perdamaian, memilih jalan untuk tidak mengusahakan hegemoni untuk selama-lamanya, dan dengan teguh tak tergoyangkan memelihara perdamaian dunia. Lima Prinsip Hidup Berdampingan Secara Damai sebagai dasar kebijakan luarnegeri damai yang bebas merdeka yang senantiasa dilaksanakan Tiongkok dalam jangka panjang, sudah lama dicantumkan ke dalam Undang-Undang Dasar Tiongkok, dan telah tesrmanifestasi dalam komunike penggalangan hubungan diplomatik Tiongkok dengan 160 negara di dunia.

Lima Prinsip Hidup Berdampingan Secara Damai menandakan keyakinan Tiongkok untuk dengan teguh menempuh jalan perkembangan damai, yaitu mengupayakan lingkungan internasional yang damai untuk pengembangan diri, dan dengan pengembangan dirinya memelihara perdamaian dunia, tepat sebagai mana yang dikatakan bahwa perdamaian adalah dasar pembangunan, pembangunan adalah akar perdamaian. Pada masa Tiongkok melaksanakan reformasi dan keterbukaan, Lima Prinsip Hidup Berdampingan Secara Damai telah mendapat perkembangan lebih lanjut. Menurut prinsip itu Tiongkok memperoleh lingkungan internasional yang relatif damai dan stabil, dan mendapat sahabat dari berbagai pihak dalam lingkungan global. Kerja sama Tiongkok dengan luar negeri yang semakin meningkat dan mendalam tidak hanya menginjeksikan daya hidup untuk pembangunan ekonomi Tiongkok, juga menyediakan peluang demi perkembangan dan kemakmuran bersama dunia. Kini di dunia semakin banyak orang menyadari , bahwa jalan pembangunan damai yang ditempuh Tiongkok, adalah contoh baik umat manusia untuk dengan cara damai menangani konflik antar negara , mewujudkan saling menguntungkan dan sama-sama menang.

Baik dulu, sekarang maupun kelak, keyakinan Tiongkok untuk mengupayakan usaha perdamaian adalah teguh tak tergoyahkan.Tepat seperti yang berulang kali ditekankan oleh Presiden Tiongkok Hu Jintao, bahwa Tiongkok akan dengan teguh tak tergoyangkan menjunjung tinggi panji perdamaian, pembangunan dan kerjasama, dengan teguh tak tergoyangkan melaksanakan politik luarnegeri damai yang bebas merdeka, dengan teguh tak tergoyangkan menempuh jalan pembangunan damai, dengan teguh mengembangkan hubungan persahabatan dengan semua negara di atas dasar Lima Prinsip Hidup Berdampingan Secara Damai, dan berupaya dengan tak kendur-kendurnya untuk mempererat persahabatan rakyat Tiongkok dengan rakyat berbagai negara, dan meningkatkan kerjasama saling menguntungkan Tiongkok dengan berbagai negara. Dapat dipercaya, di bumi yang sangat dalam dan kokoh akar kebudayaan perdamaiannya itu, diplomasi Tiongkok pasti akan terus dengan setia berada di satu pihak dengan semua negara yang cinta damai di dunia, berupaya untuk memelihara perdamaian dunia, dan mendorong usaha perkembangan bersama berbagai negara; dengan setia mewarisi inti sari Lima Prinsip Hidup Berdampingan Secara Damai, agar ide hubungan internasional yang ilmiah ini bersinar cemerlang dan teruji untuk selama-lamanya.