|
Seiring dengan berjalannya waktu, lingkungan penetrapan lima prinsip hidup berdampingan secara damai terus diperluas, pengaruhnya semakin mendalam, dan sudah berangsur-angsur menjadi patokan pembimbing hubungan internasional di bidang politik dan ekonomi.
Lima prinsip tersebut dari semula merupakan prinsip pembimbing untuk menangani hubungan antara negara berkembang yang berbeda sistem sosialnya , kemudian dianggap sebagai patokan untuk menangani hubungan antara negara berkembang dan negara industri. Di samping itu, negara yang sama sistem sosialnya juga menggunakan prinsip tersebut untuk menangani hubungan antara satu sama lain. Prinsip-prinsip tersebut tidak saja diterima oleh Konferensi Bandung tahun 1955 dan konferensi internasional multilateral negara berkembang lain, juga diterima oleh Gerakan Non-Blok, beberapa deklarasi yang diterima baik oleh Sidang Majelis Umum PPP juga menjadikan isi pokok prinsip-prinsip tersebut sebagai patokan untuk membimbing hubungan antar negara anggotanya.
Tiongkok adalah salah satu sponsor lima prinsip hidup berdampingan secara damai , juga adalah pelaksananya yang setia, lima prinsip hidup berdampingan secara damai sudah dicantumkan ke dalam Undang-Undang Dasar Tiongkok. Pada bulan Oktober tahun 1956, Liu Shaoqi dan Deng Xiaoping secara rahasia mengaunjungi Uni Sovyet ketika itu, dan telah membicarakan dengan pemimpin Uni Sovyet prinsip merdeka dan sama derajat yang harus diakui antar negara sosialis. Pemerintah Uni Sovyet ketika itu dalam pernyataannya menyatakan kesediaannya untuk pada masa selanjutnya menaati lima prinsip tersebut. Pemerintah Tiongkok mengeluarkan pernyataan untuk mendukungnya. Pada tanggal 6 November tahun l957, Ketua Mao Tsedong dalam pidatonya di depan rapat perayaan genap 40 tahun Revolusi Oktober di Moskow mengumumkan kepada seluruh dunia, Tiongkok dengan tegas berpendirian semua negara hendaknya melaksanakan lima prinsip tersebut. Dengan demikian, lima prinsip itu menjadi patokan hubungan antar negara yang sama sistem sosialnya dan semua hubungan lain. Serentetan pedoman dan politik luar negeri penting yang dilaksanakan oleh Tongkok semuanya berdasarkan lima prinsip hidup berdampingan secara damai Dokumen penggalangan hubungan diplomatik antara Tiongkok dengan lebih 100 negara juga mengkonfirmasi kelima prinsip tersebut. Di atas dasar lima prinsip tersebut Tiongkok terus mengembangkan dan mengukuhkan hubungan persahabatan dan kerja sama dengan berbagai negara di dunia, dan memberikan sumbangannya dalam menentang politik kekuatan, serta memelihara perdamaian dan keamanan dunia.
Dalam periode baru membangun sosialisme yang berkepribadian Tiongkok , berdasarkan perubahan baru situasi intenasional dan kebutuhan tugas inti dalam negeri Tiongkok, Deng Xiaoping tepat pada waktunya mengadakan penyesuaian kembali strategis atas diplomasi Tiongkok, diatas dasar mewarisi dan mengembngkan fikiran diplomatik Mao Tsedong dan Zhou Enlai,ia menciptakan teori hubungan luarnegeri sosialis yang berkepripadian Tiongkok ,salah satu isi pentingnya ialah dibawah situasi baru menegaskan kembali lima prinsip hidup berdampingan secara damai sebagai patokan pembimbing hubungan internasional, dan pertama di dunia menganjurkan lima prinsip hidup berdampingan secara damai sebagai patokan untuk membina tata baru internasional .
Pertama, Deng Xiaoping menunjukkan, dalam mengamati dan menangani masalah hubungan internasional tidaklah melihat sistem sosial dan ideologi, perbedaan di bidang itu tidak seharusnya menjadi rintangan bagi pengembangan hubungan antar negara, baik hubungan politik maupun ekonomi antara negara seharusnya dibina diatas dasar lima prinsip hidup berdampingan secara damai, sehingga telah mengubah kecenderungan pembedaan dengan berdasarkan sistem sosial dan ideologi yang pernah timbul untuk suatu ketika di masa lalu ,dan telah membuka konfigurasi baru dan situasi baru diplomatik untuk mengembangkan secara multiarah hubungan persahabatan dan kerja sama dengan berbagai negara .
Kedua, Deng Xiaoping mengajukan penyelesaian persengketaan internasional dan konflik regional dengan menggunakan lima prinsip tersebut, menghapuskan titik panas dan titik eksplosif. Dengan berdasarkan itu , Tiongkok aktif berpartisipasi dalam penyelesaian masalah titik panas, menegakkan dan menjunjung keadilan , sehingga memperoleh nama baik di arena internasional.
Ketiga, pada saat dunia memasuki pergantian antara konfigurasi baru dan lama , Deng Xiaoping paling awal mengajukan teori dan gagasan untuk menjadikan lima prinsip hidup berdampingan secara damai sebagai patokan untuk membina tata baru internasional . Sejak tahun 1988,beliau berulang-kali menunjukkan, hegemonisme dan politik blok tidak akan berhasil , dan yang paling teruji adalah lima prinsip hidup berdampingan secara damai . Tata politik baru akan mengakhiri hegemonisme, dan merealisasi lima prinsip hidup berdampingan secara damai. Lima prinsip tersebut sudah seharusnya menjadi patokan bagi tata baru politik dan ekonomi internasional .
Pada tanggal 27 Juni tahun 1994, dalam rapat peringatan genap 40 tahun dikeluarkannya lima prinsip hidup berdampingan secara damai , Perdana Menteri Tiongkok ketika itu Li Peng dalam pidatonya menilai tinggi peranan sejarah dan realitas prinsip-prinsip tersebut, menegaskan kembali Tiongkok akan berpegang teguh pada lima prinsip tersebut, lima prinsip itu merupakan dasar penggalangan dan pengembangan hubungan antar negara, dan adalah kebenaran yang tak terbantah
Dibawah bimbingan lima prinsip itu, kini, Tiongkok sudah menggalang hubungan diplomatik dengan 158 negara, membina hubungan ekonomi, perdagangan, iptek dan kebudayaan dengan 228 negara dan daerah. Tiongkok telah membina hubungan rukun tetangga dan persahabatan dengan semua negara tetangga dan semua negara di sekitarnya , dan telah menyelesaikan masalah perbatasan peninggalan sejarah dengan mayoritas mutlak negara tetangga.
Dengan mengalami pergolakan situasi internasional selama 40 tahun , lima prinsip hidup berdampingan secara damai telah teruji dalam sejarah. Kini, kita berada dalam dunia yang beranekaragam, dan dunia berkoeksistensi banyak macam pandangan nilai .Di dunia terdapat lebih dari 180 negara, sekitar seribu etnis, dan terdapat sistem sosial, kepercayaan agama, tradisi kebudayaan dan cara hidup yang berlainan. Dunia yang beranekaragam perlu hidup berdampingan secara damai, sedangkan lima prinsip hidup berdampingan secara damai pasti akan memancarkan sinar cemerang untuk selama-lamanya demi merealisasi masyarakat indah umat manusia.
|