|
3. Perusahaan Tiongkok maupun negara-negara ASEAN harus mengatur kembali dirinya sendiri untuk menyesuaikan perubahan.
--Pengaturan Kembali. CAFTA disamping mengubah skala pasarnya, juga telah mengubah strategi dan taktik bisnis perusahaannya, bahkan pemikiran dan budaya bisnis perusahaan. CAFTA akan membawa suatu " revolusi bisnis perusahaan ".
--Pembaruan. Bertolak dari segi saling menguntungkan, CAFTA baru mungkin mencapai target pembangunannya, baru mungkin dibangun secara lancar. Dengan kata lain, kita tidak saja harus mempertimbangkan bagaimana perusahaannya memperoleh keuntungan dan mencapai kemajuan baru dalam kerangka CAFTA, sementara harus memikirkan masalah dari segi sendiri dan pihak lainnya, para pengusaha seharusnya mempunyai kesadaran " tukar status " seperti itu. Hanya dengan demikian, baru saja kita dapat saling mengerti dan terus mengadakan pembaruan.
--Daya Saing Internasional. Untuk mencapai saling menguntungkan, tidak saja diperlukan pencarian pembagian kerja di bidang industri yang baru serta kerja sama dan pengaturan kembali antar perusahaan Tiongkok dan negara-negara ASEAN di pasar masing-masing yang terbuka, lebih-lebih diperlukan pengintensifan produk merek terkenal melalui restruktur optimal, dan ditingkatkannya daya saing produk di pasar internasional. Kini, masih sangat kurangnya produk merek terkenal Tiongkok dan negara-negara ASEAN di pasar internasional, melalui mekanisme zona perdagangan bebas pengintegrasian ekonomi regional, akan tersedia syarat untuk mengubah keadaan itu. Hal itu akan menjadi kesepahaman persahaan kita di kawasan itu, yaitu kerja sama menghasilkan daya saing.
4. Usulan terkait untuk secepatnya menciptakan suasana konduksif bagi kerja sama efektif antar perusahaan.
--Mengembangkan sepenuhnya berbagai mekanisme kerja sama yang sudah ada antara Tiongkok-ASEAN dan antar negara, termasuk antar pemerintah dan non pemerintah, regional dan bilateral, terus menciptakan mekanisme kerja sama yang baru.
--Meningkatkan intensitas pertukaran Tiongkok dengan ASEAN dan antar negara di bidang-bidang politik, sosial, ekonomi, kebudayaan, keamanan, pendidikan dan iptek.
--Berbagai asosiasi sektor dan kamar dagang yang representatif mengadakan penyambungan, mengusahakan keunggulan dan saling mengisi, mengintegrasikan sumber daya.
--Meningkatkan lebih lanjut kerja sama antara Tiongkok dengan ASEAN di bidang-bidang media pers, pariwisata, penerbitan dan lain-lainnya, untuk mendorong saling pengertian yang lebih mendalam antar rakyat berbagai negara.
--Badan dan organisasi terkait secara reguler mengadakan penyelidikan dan riset mengenai perubahan baru dalam CAFTA, guna mengenal lebih dini permasalahan dan menyelesaikan masalah tepat pada waktunya.
|