Perkenalan tentang CRISiaran Bahasa Indonesia
China Radio International
Berita Tentang TK
Berita Internasional
Fokus Ekonomi TK
Kehidupan Sosial
Olahraga
Serba-serbi

KTT ASEAN

Kunjungan Hu Jintao Ke Lima Negara Asia dan Afrika

Kunjungan Jurnalis CRI ke Guangdong

Hu Jintao Hadiri KTT G-20 dan APEC serta Lawat ke 4 Negara

Olimpiade Beijing Tahun 2008
Indeks>>
(GMT+08:00) 2005-04-13 12:39:09    
Hubungan Bilateral Tiongkok-Myanmar

cri

1. Tinjau Kembali Hubungan Politik Bilateral

Tiongkok dan Burma adalah negara tetangga bersahabat. Sejak zaman dahulu, rakyat kedua negara bagaikan saudara satu keluarga. Kedua negara menggalang hubungan diplomatik secara resmi pada tanggal 8 Juni 1950.

Tahun 2000 genap 50 tahun penggalangan hubungan diplomatik Tiongkok-Myanmar. Selama kunjungan Wakil Ketua Komisi Perdamaian dan Pembangunan Nasional Myanmar, Jenderal Maung Aye ke Tiongkok Bulan Juni tahun 2000, kedua negara menandatangani "Pernyataan Bersama Tiongkok-Myanmar Mengenai Dokumen Kerangka Kerja Sama Bileteral Masa Depan". Bulan Juli tahun 2000, Wakil Presiden Tiongkok ketika itu, Hu Jintao mengadakan kunjungan persahabatan resmi ke Myanmar, sehingga dengan kuat mendorong perkembanan secara menyeluruh dan mendalam hubungan persahabatan dan kerja sama kedua negara. Selama kunjungannya di Myanmar, kedua pihak menandatangani "Persetujuan Kerja Sama Iptek Tiongkok-Myanmar", "Persetujuan Kerja Sama Pariwisata Tiongkok-Myanmar" dan "Persetujuan Kerja Sama Ekonomi dan Teknologi Tiongkok-Myanmar"

Pada tanggal 12 sampai 15 Desember tahun 2001, Presiden Tiongkok waktu itu , Jiang Zemin mengadakan kunjungan kenegaraan selama 4 hari ke Myanmar, itu merupakan kunjungan perdana pemimpin tertinggi Tiongkok ke Myanmar, maka mempunyai arti batu tonggak dalam sejarah hubungan Tiongkok-Myanmar.

Bulan Januari tahun 2003, Presiden Myanmar Jenderal Than Shwe mengunjungi Tiongkok.

Tanggal 30 November tahun 2004, Perdana Menteri Tiongkok Wen Jiabao ketika menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN di Vientiane menemui Perdana Menteri Myanmar Soe Win. Wen Jiabao mengatakan, mengembangkan hubungan tetangga rukun dan persahabatan Tiongkok-Myanmar adalah bagian penting politik diplomatik Tiongkok, Tiongkok menharapkan Myanmar memelihara kestabilan, situasi politik terus menjalankan reformasi politik yang sesuai dengan keadaan negara Myanmar, dan dengan lebih lanjut memajukan proses kerujukan nasional. Tiongkok menggairahkan perusahaan Tiongkok mengadakan kerja sama yang saling menguntungkan dalam berbagai bentuk ke Myanmar, bekerja sama erat dengan Myanmar untuk menjamin proyek kerja sama yang sedang dilaksanakan itu diselesaikan dengan mutu baik menurut rencana.

Soe Win menyatakan puas atas perkembangan baik hubungan Tiongkok-Myanmar. Ia menyatakan terima kasih atas bantuan Tiongkok kepada pihak Myanmar, dan berharap kerja sama antara kedua pihak diperkokoh dan didorongn maju. Ia menyatakan, situasi politik Myanmar dewasa ini stabil dan akan berkembang menuju arah baik.

2. Hubungan Ekonomi Dan Perdagangan Bilateral Dan Kerja Sama Ekonomi Dan Teknologi

Tahun-tahun belakangan ini, kerja sama ekonomi dan perdagangan Tiongkok-Myanmar mencapai kemajuan pesat. Bidang kerja sama telah diperluas ke pemborongan proyek, investasi dan kerja sama multilateral dari perdagangan dan bantuan ekonomi yang sederhana pada masa dulu. Jumlah perdagangan juga meningkat dengan skala besar.

Pada tahun 1971, Tiongkok dan Myanmar menandatangani Persetujuan Perdagangan, kedua pihak saling memberikan status MFN. Tahun 1994, pemerintah Tiongkok dan Myanmar menandatangani "Memorandum Saling Pengertian (MOU) Mengenai Perdagangan Perbatansan". Tahun 1997, pemerintah Tiongkok dan Myanmar menandatangani "Persetujuan Mengenai Pembentukan Komite Kerja Bersama Kerja Sama Ekonomi, Perdagangan Dan Teknologi". Tahun 2001, pemerintah Tiongkok dan Myanmar menandatangani "Persetujuan Mengenai Pendorongan Dan Perlindungan Investasi"