|
Menurut Kantor Berita Xinhua, Ketua Badan Otoritas Nasional Palestina Ariel Abbas kemarin dalam pernyataannya menolak menerima kecaman Perdana Menteri Israel Sharon dalam pembicaraan dengan Presiden Amerika Serikat George W. Bush, dan mengritik Sharon bermaksud menghancurkan pemerintahan Palestina.
Dalam pernyataannya, Abbas mengecam Israel menunda pembebasan orang Palestina yang ditahan, penyerahan kota Palestina dan terus menangkap personel bersenjata Palestina sehingga merusak upayanya untuk memulihkan situasi.
Abbas juga mengatakan, pihak penguasa Palestina sudah bersiap segera memulai perundingan mengenai kedudukan terakhir Palestian-Israel, dan menghimbau pemerintah Israel jangan menyia-nyiakan peluang baik dewasa ini untuk mewujudkan perdamaian.
|