Perkenalan tentang CRISiaran Bahasa Indonesia
China Radio International
Berita Tentang TK
Berita Internasional
Fokus Ekonomi TK
Kehidupan Sosial
Olahraga
Serba-serbi

KTT ASEAN

Kunjungan Hu Jintao Ke Lima Negara Asia dan Afrika

Kunjungan Jurnalis CRI ke Guangdong

Hu Jintao Hadiri KTT G-20 dan APEC serta Lawat ke 4 Negara

Olimpiade Beijing Tahun 2008
Indeks>>
(GMT+08:00) 2005-04-15 15:15:41    
Tokoh Konferensi Bandung: Qiao Guanhua, Diplomat Tiongkok Baru

cri
 Qiao Guanhua (28 Maret 1913-- 22 September 1983)

Menteri Luar Negeri Republik Rakyat Tiongkok ( November 1974--Desember 1976). Dilahirkan di Kota Yancheng, Propinsi Jiangsu. Pada masa mudanya pernah belajar di Jerman, dan memperoleh gelar Doktor Filsafat (Ph D). Pada masa perang anti-Jepang, Qiao Guanhua bekerja di bidang jurnalistik, dan menulis artikel komentar internasional. Pada musim gugur tahun 1942, ia mengasuh Rubrik Internasional di Harian Xinhua Kota Chongqing sampai berakhirnya perang anti-Jepang. Pada awal tahun 1946, ia ke Shanghai mengikuti Zhou Enlai, dan ambil bagian dalam pekerjaan Delegasi Partai Komunis Tiongkok. Pada akhir tahun itu, ia ditugaskan menjadi Direktur cabang Hongkong Kantor Berita Xinhua. Setelah berdirinya RRT, ia berturut-turut memegang jabatan Wakil Direktur Komite Politik Luar Negeri Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Pembantu Menteri Luar Negeri, Wakil Menteri Luar Negeri ( Maret 1964--November 1974). Kegiatan dan pekerjaan diplomatik penting yang pernah diikutinya antara lain: Oktober 1950, sebagai penasehat mendampingi utusan khusus Tiongkok Wu Xiuquan menghadiri sidang Dewan Keamanan PBB untuk menggugat agresi bersenjata AS terhadap Taiwan, wilayah Tiongkok. Juli 1951, sebagai penasehat utama Ketua Delegasi Tiongkok, Li Kenong menghadiri perundingan penghentian perang Korea di Pan Moon Jom. April 1954, mendampingi PM Zhou Enlai menghadiri Konferensi Jenewa. Antara Oktober 1961 dan Agustus 1962, mendampingi Menlu Chen Yi menghadiri Konferensi Jenewa ke-2. Dalam pekerjaan sehari-hari di Kementerian Luar Negeri, Qiao Guanhua sering menyusun atau memimpin penulisan dokumen diplomatik yang penting, antara lain surat PM Zhou Enlia kepada pemimpin negara-negara Asia dan Afrika mengenai masalah perbatasan Tiongkok-India November 1962, "Pernyataan 2 Mei" Ketua Mao Zedong yang mendukung perjuangan rakyat Kamboja melawan agresi AS. Awal tahun 1970-an, sebagai Wakil Menteri Luar Negeri untuk urusan Amerika dan Menteri Luar Negeri, ia membantu Zhou Enlai melakukan serangkaian kegiatan diplomatik untuk membuka hubungan Tiongkok-AS. Ketika Presiden AS, Richard Nixon berkunjung di Tiongkok pada tahun 1972, ia ditugaskan mengadakan perundingan dengan Henry Kissinger, dan menyusun Komunike Bersama Tiongkok-Amerika. November 1971, setelah kursi sah Tiongkok dalam PBB dipulihkan, untuk pertama kali ia memimpin delegasi Tiongkok menghadiri sidang Majelis Umum PBB dan menyampaikan pidato di depan sidang itu, secara menyeluruh memaparkan politik luar negeri Tiongkok. Sejak itu sampai tahun 1976, ia menghadiri sidang-sidang Majleis Umum PBB sebagai ketua delegasi Tiongkok. Mei 1973, ia mendampingi Deng Xiaoping mengunjungi Perancis. Oktober 1976, ia sekali lagi berkunjung ke Perancis pada kapasitas sebagai Menteri Luar Negeri. Sejak tahun 1976, ia menjadi penasehat Lembaga Rakyat Tiongkok Untuk Hubungan Persahabatan Dengan Luar Negeri. Karya-karya utamanya antara lain Kumpulan Komentar Internasional, Dari Munich Sampai Dunkirk.