|
Presiden Mesir Husni Mubarak kemarin mengadakan kunjungan beberapa jam terhadap Suriah, dan mengadakan pertukaran pendapat secara mendalam dengan Presiden Suriah Bashar al-Assad tentang kepekaan situasi yang timbul karena diumumkannya laporan penyelidikan tingkat pertama mengenai kasus terbunuhnya mantan perdana menteri Libanon Hariri.
Dilaporkan, Bashar memberitahukan kepada Mubarak laporan Suriah terhadap Detlev Mehlis serta pendiriannya terhadap rancangan resolusi tentang pemberian sanksi kepada Suriah yang disampaikan Amerika, Inggris dan Perancis kepada Dewan Keamanan, sementara menegaskan kembali kesediaan Suriah untuk terus bekerja sama dengan Komite Penyelidikan Internasional atas kasus terbunuhnya Hariri.
Selain itu diberitakan pula, menurut komunike pers yang dikeluarkan kepresidenan Suriah kemarin, kedua pihak Suriah dan Mesir dalam pembicaraan secara bulat menekankan keharusan untuk menghindar dipolitikkannya laporan Mehlis dalam kondisi belum terselesaikannya penyelidikan.
|