|
Juru Bicara Perdana Menteri Palestina, Ghazi Hamd kemarin mengecam keras tindakan Israel yang berturut-turut mengadakan pemberantasan bertarget di Jalur Gaza, dan menyatakan bahwa Palestina sama sekali tidak akan melepaskan hak perlawanan bersenjata. Sedangkan, penjabat Perdana Menteri Israel Ehud Olmert kemarin menyatakan bahwa akan terus memukul personel kekuatan bersenjata Palestina.

Perdana Menteri Pemerintah Otonom Palestina Ismail Haniya kemarin mengadakan rapat darurat dengan memanggil sebagian anggota kabinet di Gaza untuk membahas bagaimana mengantisipasi aksi militer Israel yang esklasi. Seusai rapat itu, Juru Bicara Kantor Perdana Menteri, Hamd mengatakan kepada pers bahwa Palestina tidak akan tunduk terhadap provokasi Israel, dan menyatakan ketidakpuasan terhadap tindakan Amerika Serikat dan Uni Eropa yang tidak mempedulikan ulah agresi Israel dan tinggal diam.

Penjabat Perdana Menteri Israel Olmert kemarin di depan rapat kabinet rutin mengatakan bahwa Israel akan terus tanpa ragu-ragu memukul ulah yang menyerangi Israel dengan meriam roket atau tindakan teroris lain.
Dikabarkan pula, Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan kemarin mengeluarkan pernyataan melalui juru bicaranya menghimbau Israel dan Palestina menahan diri, dan mencegah konflik meningkat.
|