|
Menurut Kantor Berita Xinhua, parlemen Iran dalam suratnya kepada Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan kemarin menyatakan, kalau Amerika terus memaksa Iran menghentikan kegiatan pengayaan uranium, parlemen Iran akan mendesak pemerintah untuk keluar dari Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir.
Menurut siaran Radio Nasional Iran, parlemen Iran dalam suratnya itu mengatakan, Annan dan Dewan Keamanan PBB hendaknya menyelesaikan masalah nuklir Iran secara damai, kalau tidak, parlemen Iran tidak akan punya pilihan lain kecuali mendesak pemerintah Iran menarik tandatangannya di protokol tambahan Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir yang mengizinkan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) mengadakan pemeriksaan mendadak.
Sementara itu dilaporkan oleh Kantor Berita Iran, Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad kemarin juga menyatakan, kalau hak negara dirugikan karena menandatangani sebuah perjanjian internasional, maka Iran akan mempertimbangkan kembali keefektifan perjanjian tersebut
|