|

Menurut Kantor Berita Xinhua, Presiden Badan Otoritas Nasional Palestina Mahmoud Abbas kemarin di kota Strasbourg, Prancis menghimbau masyarakat internasional termasuk Uni Eropa secepat mungkin memulihkan bantuan kepada rakyat Palestina untuk mencegah memburuknya lebih lanjut situasi Timur Tengah.
Mahmoud Abbas dalam pidatonya kemarin di depan parlemen Eropa mengatakan, terus menghentikan bantuan kepada rakyat Palestina akan membuat situasi ekonomi dan sosial Palestina yang semakin memburuk menjadi lebih celaka, dan akan membawa dampak negatif kepada seluruh kawasan dan dunia. Ia menghimbau Uni Eropa memberikan peluang kepada pemerintah baru yang dipimpin oleh Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas), agar pemerintah baru itu dapat menyesuaikan diri dengan tuntutan masyarakat internasional.
Sementara itu, barang-barang bantuan kemanusiaan gelombang ke-4 yang diberikan oleh pemerintah Yordania terutama berupa makanan sebanyak 40 ton lebih kemarin telah dikirim ke Tepi Barat dan Jalur Gaza.
|