|

Menurut Kantor Berita Xinhua, terhitung sampai kemarin sore, banjir dan tanah longsor akibat hujan lebat di sejumlah daerah di Provinsi Sulawesi Selatan selama beberapa hari ini telah mengakibatkan lebih 200 orang tewas dan lebih 300 orang lainnya hilang.

Menurut media Indonesia hari ini, air bah telah menghancurkan sejumlah besar rumah, jalan raya dan jembatan, dan lebih 7.000 hektar tanah garapan tergenang. Banjir mengakibatkan banyak penduduk kehilangan tempat tinggal. Kini sekitar 7.500 orang pengungsi di daerah bencana membutuhkan bantuan darurat.

Wakil Presiden Indonesia Yusuf Kalla mengatakan, erosi tanah yang serius akibat penebangan hutan merupakan sebab utama banjir di Sulawesi Selatan.
|