|
Menurut Kantor Berita Xinhua, Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono kemarin di depan Seminar Peringatan Genap 1 Tahun Penandatanganan Persetujuan Perdamaian Aceh menghimbau berbagai pihak berupaya bersama untuk mewujudkan perdamaian kekal di Aceh.
Yudhoyono di depan seminar itu mengatakan, masih terdapat banyak tantangan untuk merealisasi perdamaian kekal di Aceh, tapi harus diciptakan lingkungan baik masyarakat tenteram, politik rujuk, pembangunan kembali ekonomi serta keharmonisan sosial demi mewujudkan perdamaian kekal di daerah tersebut.
Pada tanggal 15, Agustus tahun 2005, untuk mengakhiri konflik berdarah antara tentara pemerintah Indonesia dan organisasi separatis Aceh, "Gerakan Aceh Merdeka" yang berlangsung selama 30 tahun itu, ditengahi masyarakat internasional, pemerinta Indonesia menandatangani persetujuan perdamaian dengan "Gerakan Aceh Merdeka" di Helsinki.
|