|
Menurut Kantor Berita Xinhua, Wakil Menteri Perdagangan Tiongkok, Gao Hucheng kemarin mengungkapkan, defisit perdagangan Tiongkok terhadap ASEAN berangsur-angsur memperlihatkan kecenderungan memperluas dan ASEAN telah menjadi salah satu kawasan utama surplus perdagangan dengan Tiongkok.
Gao Hucheng di depan jumpa pers Kantor Penerangan Dewan Negara Tiongkok mengatakan, sejak awal tahun 1990-an, mulai menjadi defisit perdagangan Tiongkok dengan ASEAN. Sampai akhir tahun 2005, neraca perdagangan pasif Tiongkok dengan ASEAN meningkat menjadi 19,6 miliar dolar AS dan ASEAN telah menjadi salah satu kawasan utama surplus perdagangan dengan Tiongkok.
Menurut penjelasannya, kini, perdagangan bilateral Tiongkok-ASEAN memperlihat tiga ciri khas sebagai berikut. Pertama, kecepatan peningkatan perdagangan bilateral Tiongkok-ASEAN lebih tinggi dari perkembangan perdagangan keseluruhan. Menurut statistik pabean Tiongkok, dari tahun 1990 sampai 2005, volume total perdagangan Tiongkok-ASEAN secara merata meningkat 22% pertahun.
Kedua, semakin meningkat proporsi volume perdagangan bilateral Tiongkok-ASEN dalam volume total perdagangan luar negeri masing-masing.
Ketiga, komposisi komoditi impor-ekspor Tiongkok-ASEAN terus dioptimalkan, dan berangsur-angsur beralih dari produk primer ke produk jadi industri terutama produk berupa mesin dan alat elektronik dan produk teknologi tinggi dan baru.
|