|
Saudara Pendengar, Selamat berjumpa pula dalam ruangan Tiongkok-ASEAN. Dalam edisi hari ini akan kami sampaikan berita terbaru tentang Ekspo Tiongkok-ASEAN ke-3 dan perdagangan antara kedua pihak.
Saudara pendengar, pukul 4 sore hari Selasa, sebuah truk kargo dengan pelan-pelan memasuki gudang Pusat Pameran Internasional Nanning dengan memuat mesin penempel label produk Malaysia dan sejumlah makanan produk Filipina. Komoditi tersebut menjadi barang pameran yang paling awal diangkut ke Ekspo Tiongkok-ASEAN ke-3.
Setelah barang pameran tersebut tiba di Pusat Pameran Internasional Nanning, pabean Nanning menghidupkan "Jalur Hijau" lintasan barang pameran Ekspo. Staf pabean hanya menangani prosedur lintas pabean komoditi tersebut dalam waktu 5 menit.
Setelah itu, personel Biro Pemeriksaan Dan Karantina Guangxi mengadakan pemeriksaan buka peti terhadap komoditi dan peti kemas komoditi di lapangan dan tidak menemukan persoalan. Menurut penjelasan tokoh terkait Biro Pemeriksaan Dan Karantina Guangxi, partai barang pameran itu tiba di Nanning pada hari Senin dan telah menerima pemeriksaan tahap awal sebelum diangkut ke Pusat Pameran Internasional Nanning dan tidak ditemukan keadaan abnormal apa pun.
Penanggung jawab bagian pengangkutan barang pameran dari Perusahaan Sinotrans memperkenalkan kepada wartawan, menurut jadwal terkait, banyak barang pameran sedang dalam perjalanan ke Nanning, sedangkan sejumlah barang pameran dari Thailand, Singapura dan daerah Hong Kong dalam waktu dekat ini juga akan diangkut ke Nanning, pekan ini adalah periode puncak barang pameran Ekspo memasuki Nanning.
Seiring dengan tibanya barang pameran gelombang pertama, penataan gedung pameran Ekspo Tiongkok-ASEAN ke-3 juga dicanangkan. Di Pusat Pameran Internasional Nanning dapat disaksikan lembaga terkait, yaitu pabean, badan pemeriksaan dan karantina serta badan-badan lainnya telah mulai berkantor di lapangan. Penjagaan keamanan di lapangan juga dilakukan secara menyeluruh, selain telah menempatkan polisi bersenjata di jalan ke Pusat Pameran Internasional Nanning, juga telah dipasang fasilitas pemeriksaan keamanan di Paviliun No.1 dan sebagian stan pameran lainnya dan dimulainya penataan gedung pameran. Di lapangan Pusat Pameran Internasional Nanning juga mulai dibangun stan pameran di ruang terbuka dan podium.
***
Saudara pendengar, terinformasi dari Biro Promosi Tender Kota Nanning Guangxi hari Selasa, pekerjaan tender Ekspo Tiongkok-ASEAN ke-3 sudah berakhir dengan sukses. Jumlah perusahaan yang ambil bagian dalam Ekspo itu kualitasnya meningkat dengan nyata, dan 15% perusahaan di antaranya berasal dari 500 besar perusahaan Tiongkok dan perusahaan terkenal di seluruh dunia.
Direktur Biro Promosi Tender Kota Nanning, Huang Yi mengatakan, pekerjaan tender Ekspo kali ini mengundang pedagang belanja selain melalui jalur yang disediakan oleh bank data dan Direktorat Informatisasi Kementerian Perdagangan Tiongkok, dan juga melalui jalur perusahaan peredaran bisnis domestik, China Post, perusahaan data jaringan dan asosiasi pengusaha titik berat domestik, seluruhnya telah mengirim 700 ribu pucuk surat undangan.
Terhitung sampai tanggal 30 bulan lalu, seluruhnya terdapat 2.095 perusahaan dan lembaga dalam dan luar negeri memohon 4.269 stan pameran dan angka itu mencapai 129 % jumlah stan yang tersedia di gedung pameran. Perusahaan tersebut terutama terpusat pada industri permesinan rekayasa, pengolahan makanan dan mesin kemas. Perusahaan dari 10 anggota ASEAN dan luar wilayah seluruhnya memohon 1.012 stan, angka itu meningkat 200 lebih dari pada Ekspo tahun lalu, dan mencapai sepertiga daripada jumlah total stan pameran kali ini.
Huang Yi mengatakan, begitu besar daya tarik Ekspo Tiongkok-ASEAN kali ini, terutama adalah pelaksanaan 4 langkah. Pertama, menggalakkan investasi dan mengakumulasi sumber daya pedagang belanja. Kedua, mengemukakan cara pendorongan dan pemberian hadiah serta mengintensifkan tingkat umpan balik dari pedagang belanja. Ketiga, menetapkan pasangan pengusaha di muka, pada tahap awal menetapkan pedagang belanja untuk setiap pedagang ke pameran itu. Keempat, mengadakan kegiatan negosiasi khusus pasangan pengusaha selama Ekspo.
***
Saudara pendengar, menurut statistik pabean Kunming, dalam tiga triwulan pertama tahun ini, volume total ekspor Propinsi Yunnan ke ASEAN telah mencapai 1 miliar 595 juta dolar AS, melampaui volume perdagangan Yunnan terhadap ASEAN tahun lalu senilai 38 juta dolar AS, mencapai titik tertinggi dalam sejarah.
Data terkait menunjukkan, pada tiga triwulan pertama, ekspor Yunnan ke ASEAN mencapai 1 miliar 156 juta dolar AS, skala pertumbuhan naik 42,8 persen dibandingkan dengan masa sama tahun lalu, sementara volume impor Yunnan dari ASEAN mencapai 439 juta dolar AS, meningkat 25,4% dibandingkan dengan masa sama tahun lalu. Kecenderungan pertumbuhan ekspor-impor terus menguat, surplus perdagangan mencapai 717 juta dolar AS. Perdagangannya memanifestasikan kecirian berikut:
Pertama, momentum perkembangan perdagangan Yunnan dengan mitra utamanya sangat baik dan perdagangan baru Yunnan terus meningkat tajam. Dalam tiga triwulan yang lalu, volume perdagangan propinsi itu dengan mitra utamanya di ASEAN, Myanmar mencapai 509 juta dolar AS dengan meningkat 3,7% dibandingkan masa sama tahun lalu. Perdagangan baru Yunnan terus meningkat dan merealisasi volume perdagangan sebanyak 349 juta dolar AS, memungkinkan Singapura menduduki status mitra dagang kedua Yunnan di antara negara-negara ASEAN. Sementara itu, perdagangannya dengan Vietnam dan Indonesia terus memelihara peningkatan yang nyata, volume perdagangan masing-masing mencapai 348 juta dolar AS dan 189 juta dolar AS, skala peningkatannya masing-masing adalah 43,7% dan 37,5%.
Kedua, pertumbuhan ekspor logam non-besi sangat nyata dan ekspor produk berupa mesin dan alat elektronik serta produk pertanian sangat baik.
***
Saudara pendengar, data statistik yang diumumkan oleh Jawatan Umum Penerbangan Sipil Tiongkok tanggal 13 menunjukkan, terhitung sampai bulan Agustus lalu, tercatat 9 perusahaan penerbangan Tiongkok dan 16 perusahaan penerbangan asing membuka lin penerbangan penumpang dan kargo secara berkala antara 20 kota Tiongkok dengan 22 kota ASEAN. Operasional dinas penerbangan setiap pekan mencapai 644 kali, termasuk 563 kali penerbangan penumpang dan 81 kali penerbangan kargo. Jaringan lin penerbangan pada pokoknya mencakup kota utama Tiongkok dan berbagai negara ASEAN.
Ini terinformasi dari Pertemuan Pertama mengenai Pengaturan Angkutan Udara Tiongkok Dan Kawasan ASEAN yang ditutup tanggal 13 lalu. Dalam pembicaraan selama 2 hari itu, kedua pihak mengadakan pembahasan mengenai bentuk dan kerangka pengaturan angkutan udara di kawasan itu serta arah perkembangan dan bidang kerja samanya ke depan, dan telah terbentuk catatan ringkas perundingan pertama tim kerja angkutan udara di kawasan itu yang telah meletakkan dasar kepada perkembangan hubungan penerbangan antara kedua pihak ke depan.
|