Perkenalan tentang CRISiaran Bahasa Indonesia
China Radio International
Berita Tentang TK
Berita Internasional
Fokus Ekonomi TK
Kehidupan Sosial
Olahraga
Serba-serbi

KTT ASEAN

Kunjungan Hu Jintao Ke Lima Negara Asia dan Afrika

Kunjungan Jurnalis CRI ke Guangdong

Hu Jintao Hadiri KTT G-20 dan APEC serta Lawat ke 4 Negara

Olimpiade Beijing Tahun 2008
Indeks>>
(GMT+08:00) 2006-11-09 12:29:11    
Masyarakat Internasional Imbau Israel Hentikan Serangan Terhadap Warga Gaza

cri

Tentara Israel kemarin subuh mengerahkan tank dan melepaskan tembakan terhadap daerah bagian utara Jalur Gaza, mengakibatkan sekurang-kurangnya 19 orang Palestina tewas dan 50 orang lebih luka-luka. Masyarakat internasional merasa terkejut dan menghimbau Israel menghentikan tembakan meriam terhadap warga sipil di Jalur Gaza.

Sekjen PBB Kofi Annan dalam pernyataannya menghimbau Israel dan Palestina menaati hukum internasional, menjamin sepenuhnya aksi militer tidak melukai warga sipil. Kofi Annan menyatakan pula simpati terhadap keluarga korban.

Sekjen Liga Arab Amr Mahmoud Moussa menyatakan kecaman paling keras terhadap tembakan meriam Israel tersebut. Dia menghimbau masyarakat internasional, khususnya empat pihak terkait segera mencampuri bentrokan Palestina-Israel, dan mencegah aksi militer Israel.

Menteri Luar Negeri Mesir Ahmed Ali Gheit menggambarkan tembakan meriam Israel itu sebagai perbuatan yang " tidak bermoral dan kejam ", tindakan tentara Israel itu tidak dapat diampunkan.

Ketua Bergilir Uni Eropa ( UE ), Finlandia dalam pernyataannya kemarin menyatakan terkejut atas tembakan meriam tentara Israel terhadap warga sipil di Jalur Gaza yang mengakibatkan jatuhnya korban berat. Pernyataan menuntut Israel menghentikan aksi militer di Jalur Gaza, sementara menuntut pula milisi Palestina menghentikan peluncuran roket terhadap wilayah Israel.

Komite Internasional Palang Merah dalam pernyataannya di Jenewa kemarin menyatakan terkejut pula atas akibat aksi militer Israel di daerah bagian utara Jalur Gaza, sementara menghimbau Israel menaati undang-undang perikemanusiaan internasional untuk melindungi warga sipil selama perang.

Menteri Luar Negeri Italia, Massimo D'Alema kemarin juga menyatakan kecaman terhadap perbuatan tentara Israel itu.