Perkenalan tentang CRISiaran Bahasa Indonesia
China Radio International
Berita Tentang TK
Berita Internasional
Fokus Ekonomi TK
Kehidupan Sosial
Olahraga
Serba-serbi

KTT ASEAN

Kunjungan Hu Jintao Ke Lima Negara Asia dan Afrika

Kunjungan Jurnalis CRI ke Guangdong

Hu Jintao Hadiri KTT G-20 dan APEC serta Lawat ke 4 Negara

Olimpiade Beijing Tahun 2008
Indeks>>
(GMT+08:00) 2006-11-10 13:51:47    
Pejabat Palestina Kecam Serangan Israel Terhadap Palestina Sebagai Tindakan Teroris Nasional

cri

Peninjau Tetap Palestina untuk PBB Riyad Mansour kemarin mengecam serangan yang dilancarkan Israel terhadap Palestina sebagai kegiatan teroris nasional.

Dewan Keamanan PBB kemarin mengadakan sidang darurat mengenai situasi Timur Tengah. Mansour dalam pidatonya di depan sidang itu mengatakan, baru-baru ini Israel mengintensifkan agresi brutal terhadap rakyat Palestina, secara terang-terangan melanggar dan menginjak-injak patokan internasional, dan telah menjatuhkan korban jiwa dalam jumlah besar serta mendatangkan kerugian harta benda yang serius kepada pihak Palestina. Tindakan Israel itu adalah terorisme nasional, Palestina menolak permintaan maaf Israel mengenai pemboman bagian utara Gaza, dan menuntut Israel menindak pekakunya dengan tuduhan kejahatan perang.

Mansour juga mengkritik Dewan Keamanan terlambat mengambil tindakan tanpa mengindahkan seruan negara-negara terkait, sehingga Israel terus bertindak nekad dan merusak upaya pihak Palestina untuk memulihkan persatuan dan stabilitas negara. Ia menyerukan Dewan Keamanan selekasnya meluluskan resolusi, mengecam agresi Israel, dan menuntut tentara Israel segera menarik diri dari Jalur Gaza, dan memberi mandat kepada peninjau PBB untuk memonitori pelaksanaan gencatan senjata.

Perdana Menteri Israel Ehud Olmert kemarin mengharapkan selekasnya mengadakan pertemuan dengan Ketua Badan Otoritas Nasional Palestina Mahmoud Abbas, dan menyebut pemboman bagian utara Gaza yang menewaskan banyak orang sebagai kesalahan teknis. Ia menekankan, jika kekuatan bersenjata Palestina tidak menghentikan penembakkan roket ke Israel, tentara Israel akan terus mengambil aksi militer di Jalur Gaza.