Perkenalan tentang CRISiaran Bahasa Indonesia
China Radio International
Berita Tentang TK
Berita Internasional
Fokus Ekonomi TK
Kehidupan Sosial
Olahraga
Serba-serbi

KTT ASEAN

Kunjungan Hu Jintao Ke Lima Negara Asia dan Afrika

Kunjungan Jurnalis CRI ke Guangdong

Hu Jintao Hadiri KTT G-20 dan APEC serta Lawat ke 4 Negara

Olimpiade Beijing Tahun 2008
Indeks>>
(GMT+08:00) 2006-11-16 14:37:44    
Abbas Himbau Israel untuk Pulihkan Perjanjian Damai

Kantor Berita Xinhua
http://news.xinhuanet.com/english/2006-11/16/content_5335367.htm

RAMALLAH, 15 Nov. (Xinhua). Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada hari Rabu malam meminta Pemerintah Israel untuk memulihkan negosiasi perdamaian untuk mengakhiri konflik yang berkepanjangan. Ia menambahkan bahwa ia siap untuk bernegosiasi dengan Israel kapanpun.

Himbauan Abbas ini dinyatakan kepada rakyat Palestina dalam pidato resmi yang disiarkan di televisi pada hari Rabu malam. Ini merupakan pidato untuk perayaan 18 tahun proklamasi kemerdekaan.

Pemimpin Palestina almarhum Yasser Arrafat menyatakan deklarasi kemerdekaan ini di Algeria pada tanggal 15 November 1988 dan menyatakan didirikannya sebuah negara Palestina merdeka dalam diaspora.

Dalam pidatonya, yang disiarkan oleh televisi resmi Palestina, ia menghimbau orang-orang Israel untuk "tidak menyia-nyiakan kesempatan bagi perdamaian."

"Saya mendeklarasikan kesediaan kami untuk negosiasi serius untuk mengakhiri puluhan tahun konflik dan pertumpahan darah ini," katanya, menambahkan bahwa perdamaian tidak akan dicapai tanpa ditariknya secara penuh pendudukan Israel di kawasan yang diduduki Palestina.

Di beberapa kawasan di Jalur Gaza, pendukung Gerakan Fatah merayakan ulang tahun kemerdekaannya dengan berbaris di jalanan dengan membawa obor.

Lebih jauh lagi, Abbas juga menghimbau agar komunitas internasional dan Komite Quartet "membawa tanggung jawab mereka dan tekanan kepada Israel untuk kembali ke meja perundingan dan kembali ke proses perdamaian Timur Tengah."