Perkenalan tentang CRISiaran Bahasa Indonesia
China Radio International
Berita Tentang TK
Berita Internasional
Fokus Ekonomi TK
Kehidupan Sosial
Olahraga
Serba-serbi

KTT ASEAN

Kunjungan Hu Jintao Ke Lima Negara Asia dan Afrika

Kunjungan Jurnalis CRI ke Guangdong

Hu Jintao Hadiri KTT G-20 dan APEC serta Lawat ke 4 Negara

Olimpiade Beijing Tahun 2008
Indeks>>
(GMT+08:00) 2007-08-31 16:00:13    
Tingkatkan Kerja Sama Media, Kumandangkan Suara Asia

cri

Saudara Pendengar, Seminar Kerja Sama Media 10 Plus 3 pertama hari Selasa minggu lalu diadakan di Kota Tianjin, Tiongkok Utara. Lebih dari seratus peserta dari sepuluh negara ASEAN serta Jepang, Korea Selatan dan Tiongkok dalam pembahasan secara merata berpendapat, kerja sama 10 plus 3 telah mendorong stabilitas dan perkembangan Asia Timur, meningkatkan status dan daya pengaruh di kawasan dan di dunia internasioanl. Seiring dengan semakin mendalam dan meluasnya kerja sama antara ASEAN dan Tiongkok, Jepang dan Korea Selatan, peningkatan kerja sama media 10 plus 3 menjadi semakin penting dan urgen. Berikut laporannya.

Para pendengar, Seminar Kerja Sama Media 10 Plus 3 diadakan untuk melaksanakan prakarsa Perdana Menteri Tiongkok, Wen Jiabao di depan Konferensi Tingkat Tinggi 10 Plus 3 ke-10 di Cebu, Filipina pada bulan Januari yang lalu. Seminar itu dihadiri oleh penanggung jawab dari 38 koran dan kantor berita yang sangat berpengaruh dari sepuluh negara ASEAN, Jepang, Korea Selatan dan Tiongkok. Tampak hadir pula Harian Kompas dan Kantor Berita Antara Indonesia serta pejabat Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Panitia Penyelenggara Olimpiade Beijing dan Sekretariat ASEAN.

Tema seminar itu adalah " Tingkatkan Kerja Sama Media dan Kumandangkan Suara Asia". Hampir seratus wakil secara mendalam membahas peran media dalam mendorong kerja sama 10 plus 3, dan bagaimana melantangkan "suara Asia" di arena internasional dan Olimpiade Beijing tahun 2008.

Saudara pendengar, tahun ini adalah dasawarsa kerja sama antara ASEAN dan Tiongkok, Jepang, Korea Selatan. Selama sepuluh tahun ini, dengan upaya bersama sepuluh anggota ASEAN serta Tiongkok, Jepang dan Korea Selatan, kerja sama 10 plus 3 memperlihatkan sepenuhnya vitalitas perkembangannya, lingkup kerja sama semakin luas dan mendalam, isinya lebih padat dan pragmatis, serta mekanismenya semakin sempurna. Di depan Seminar itu, para peserta dengan bulat berpendapat, bahwa pertukaran berita dan kerja sama media kini telah menjadi komponen dalam kerangka kerja sama 10 plus 3, apakah zona perdagangan bebas Asia Timur dapat selesai dibangun sesuai jadwal pada batas besar tergantung kepada apakah media berbagai negara Asia Timur dapat mendorong pertukaran imformasi multilateral, untuk hal itu, para wakil berturut-turut mengajukan usulannya untuk mendorong lebih lanjut kerja sama.

Presiden Grup Media Koran Nanfang Tiongkok, Yang Xingfeng menyatakan, untuk mengupayakan perkembangan dan menerapkan keterbukaan diperlukan suatu lingkungan pendapat umum internasional yang baik tak peduli negara mana pun, begitu juga untuk membangun sebuah "Asia Timur Harmonis" yang disponsori oleh Perdana Menteri Tiongkok, Wen Jiabao. Untuk meningkatkan pertukaran dan pengertian, media Asia hendaknya memainkan peran konstruktif di tiga aspek, yaitu "menyediakan imformasi secara objektif, benar, tepat dan menyeluruh, mendorong perkembangan antara satu sama lain, meningkatkan pengertian dan persahabatan".

Redaktur Utama Politik Harian Rasmei Kampuchea mengatakan, dalam media di seluruh dunia pada masa kini, media di Barat memainkan peranan dominan. Demi kesejahteraan rakyat 13 negara Asia Timur, media Asia hendaknya melantangkan suara Asia.

Ketika membahas topik kedua, para wakil berpendapat, Asia kini memainkan peranan semakin penting di arena politik, ekonomi dan kebudayaan dunia. Akan tetapi, ditinjau dari seluruh dunia, perkembangan, kemajuan dan kerja sama kawasan Asia termasuk Asia Timur masih belum tercermin secara objektif dan sepenuhnya di kalangan opini Barat. Maka, bagaimana memungkinkan "suara Asia" semakin lantang di dunia telah menjadi masalah baru yang dihadapi bersama oleh media Asia Timur.

Wakil Editor Utama Kantor Berita Antara Indonesia mengutarakan pandangannya dengan mengutip satu perkataan di depan Forum Bo'ao tahun 2007, yaitu "Media Asia berwajib meningkatkan citra Asia yang harmonis". Dikatakannya, sepuluh negara ASEAN serta Tiongkok, Jepang dan Korea Selatan sangat memerlukan pertukaran dan koordinasi yang lebih baik, agar urusan Asia dapat diberitakan oleh wartawan Asia, urusan internasional juga dapat diuraikan dari sudut Asia.

Dia menekankan, Tiongkok, Jepang dan Korea Selatan adalah negara di mana ekonominya tumbuh dengan pesat, negara-negara tersebut akan menjalin hubungan mitra ekonomi yang lebih erat dengan negara-negara Asia Tenggara. Kerja sama media antara negara-negara tersebut dapat menguntungkan berbagai pihak, menguntungkan Asia, bahkan menguntungkan seluruh dunia.

Para pendengar, tahun depan Asia akan menyambut sebuah pesta meriah, yaitu Olimpiade ke-29 yang akan diselenggarakan di Beijing. Di depan seminar itu, para wakil dengan sebulat menganggap Olimpiade tahun 2008 bukan saja merupakan pesta meriah bagi Tiongkok, juga adalah peristiwa penting bgi Asia bahkan bagi seluruh dunia. Para hadirin juga mengadakan pembahasan yang mendalam mengenai bagaimana membangun platform pertukaran imformasi yang saling menguntungkan di kalangan media Asia Timur dan bagaimana meningkatkan koordinasi yang erat.

Para peserta seminar itu berpendapat, Olimpiade Beijing menyediakan peluang baik kepada perkembangan media Asia Timur. Editor Senior Harian Inquirer Filipina mengatakan, "Forum Media 10 Plus 3 akan melantangkan suara media di bawah latar belakang globalisasi. Setelah Olimpiade Beijing, suara Asia akan tetap berkumandang." Dia menyatakan harapannya supaya negara-negara tersebut dapat saling membagikan imformasi di depan Olimpiade Beijing, dengan demikian, media Filipina dapat melaporkan lebih banyak cerita yang menarik kepada para penonton.

Saudara pendengar, "Seminar Kerja Sama Media 10 Plus 3 pertama" selama dua hari itu ditutup pada hari Rabu minggu lalu. Para wakil berpendapat, menjelang dasawarsa kerja sama 10 plus 3, diadakannya seminar kerja sama media 10 plus 3 mempunyai arti istimewa. Seminar kali ini tidak saja merupakan permulaan baik bagi seminar-seminar selanjutnya, dan juga menunjukkan sepenuhnya bahwa kerja sama dapat memainkan peranan penting dalam meningkatkan persahabatan antar raykat berbagai negara dan mendorong kerja sama dan pertukaran.

Demikian tadi, saudara pendengar Ruangan Tiongkok-ASEAN untuk edisi pekan ini, penyiar Anda Nining menyatakan terima kasih atas perhatian Anda, sampai jumpa lagi pada acara tetap minggu depan.